Kamis, 21 April 2016

Sejarah Singkat Perjuangan RA. Kartini Semasa Hidupnya

 


Sejarah Singkat Perjuangan RA. Kartini Semasa Hidupnya

RA. Kartini lahir pada tanggal 21 April 1879 di Jepara, Jawa Tengah. RA. Kartini dikenal sebagai wanita yang mempelopori kesetaraan derajat antara wanita dan pria di Indonesia. Hal ini dimulai ketika Kartini merasakan banyaknya diskriminasi yang terjadi antara pria dan wanita pada masa itu, dimana beberapa perempuan sama sekali tidak diperbolehkan mengenyam pendidikan. Kartini sendiri mengalami kejadian ini ketika ia tidak diperbolehkan melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi. Kartini sering berkorespondensi dengan teman-temannya di luar negeri, dan akhirnya surat-surat tersebut dikumpulkan oleh Abendanon dan diterbitkan sebagai buku dengan judul “Habis Gelap Terbitlah Terang”.


Biografi Singkat Kartini

Semasa hidupnya dimulai dengan lahirnya Kartini di keluarga priyayi. Kartini yang memiliki nama panjang Raden Adjeng Kartini ini ialah anak perempuan dari seorang patih yang kemudian diangkat menjadi bupati Jepara, Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat. Ibu dari Kartini memiliki nama M.A. Ngasirah, istri pertama dari Sosroningrat yang bekerja sebagai guru agama di salah satu sekolah di Telukawur, Jepara. Silsilah keluarga Kartini dari ayahnya, bisa dilacak terus hingga Sultan Hamengkubuwono IV, dan garis keturunan Sosroningrat sendiri bisa terus ditelusuri hingga pada masa Kerajaan Majapahit.


Sejarah Singkat Perjuangan RA. Kartini Semasa Hidupnya

Ayah Kartini sendiri awalnya hanyalah seorang wedana (sekarang pembantu Bupati) di Mayong. Pada masa itu, pihak kolonial Belanda mewajibkan siapapun yang menjadi bupati harus memiliki bangsawan sebagai istrinya, dan karena M.A. Ngasirah bukanlah seorang bangsawan, ayahnya kemudian menikah lagi dengan Radeng Adjeng Moerjam, wanita yang merupakan keturunan langsung dari Raja Madura. Pernikahan tersebut juga langsung mengangkat kedudukan ayah Kartini menjadi bupati, menggantikan ayah dari R.A. Moerjam, yaitu Tjitrowikromo.
Sejarah perjuangan RA. Kartini semasa hidupnya berawal ketika ia yang berumur 12 tahun dilarang melanjutkan studinya setelah sebelumnya bersekolah di Europese Lagere School (ELS) dimana ia juga belajar bahasa Belanda. Larangan untuk Kartini mengejar cita-cita bersekolahnya muncul dari orang yang paling dekat dengannya, yaitu ayahnya sendiri. Ayahnya bersikeras Kartini harus tinggal di rumah karena usianya sudah mencapai 12 tahun, berarti ia sudah bisa dipingit. Selama masa ia tinggal di rumah, Kartini kecil mulai menulis surat-surat kepada teman korespondensinya yang kebanyakan berasal dari Belanda, dimana ia kemudian mengenal Rosa Abendanon yang sering mendukung apapun yang direncanakan Kartini. Dari Abendanon jugalah Kartini kecil mulai sering membaca buku-buku dan koran Eropa yang menyulut api baru di dalam hati Kartini, yaitu tentang bagaimana wanita-wanita Eropa mampu berpikir sangat maju. Api tersebut menjadi semakin besar karena ia melihat perempuan-perempuan Indonesia ada pada strata sosial yang amat rendah.
Kartini juga mulai banyak membaca De Locomotief, surat kabar dari Semarang yang ada di bawah asuhan Pieter Brooshoof. Kartini juga mendapatkan leestrommel, sebuah paketan majalah yang dikirimkan oleh toko buku kepada langganan mereka yang di dalamnya terdapat majalah-majalah tentang kebudayaan dan ilmu pengetahuan. Kartini kecil sering juga mengirimkan beberapa tulisan yang kemudian ia kirimkan kepada salah satu majalah wanita Belanda yang ia baca, yaitu De Hollandsche Lelie. Melalui surat-surat yang ia kirimkan, terlihat jelas bahwa Kartini selalu membaca segala hal dengan penuh perhatian sambil terkadang membuat catatan kecil, dan tak jarang juga dalam suratnya Kartini menyebut judul sebuah karangan atau hanya mengutip kalimat-kalimat yang pernah ia baca. Sebelum Kartini menginjak umur 20 tahun, ia sudah membaca buku-buku seperti De Stille Kraacht milik Louis Coperus, Max Havelaar dan Surat-Surat Cinta yang ditulis Multatuli, hasil buah pemikiran Van Eeden, roman-feminis yang dikarang oleh Nyonya Goekoop de-Jong Van Beek, dan Die Waffen Nieder yang merupakan roman anti-perang tulisan Berta Von Suttner. Semua buku-buku yang ia baca berbahasa Belanda.
Pada tanggal 12 November 1903, Kartini dipaksa menikah dengan bupati Rembang oleh orangtuanya. Bupati yang bernama K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat ini sebelumnya sudah memiliki istri, namun ternyata suaminya sangat mengerti cita-cita Kartini dan memperbolehkan Kartini membangun sebuah sekolah wanita. Selama pernikahannya, Kartini hanya memiliki satu anak yang diberi nama Soesalit Djojoadhiningrat. Kartini kemudian menghembuskan nafas terakhirnya 4 hari setelah melahirkan anak satu-satunya di usia 25 tahun.


Pemikiran dan Surat-Surat Kartini

Wafatnya Kartini tidak serta-merta mengakhiri perjuangan RA. Kartini semasa hidupnya karena salah satu temannya di Belanda, Mr. J.H. Abendanon mengumpulkan surat-surat yang dulu pernah dikirimkan oleh Kartini kepada teman-temannya di Eropa. Abendanon kemudian membukukan seluruh surat itu dan diberi nama Door Duisternis tot Licht yang jika diartikan secara harfiah berarti “Dari Kegelapan Menuju Cahaya”. Buku ini diterbitkan pada tahun 1911, dan cetakan terakhir ditambahkan sebuah surat “baru” dari Kartini.
Pemikiran-pemikiran Kartini dalam surat-suratnya tidak pernah bisa dibaca oleh beberapa orang pribumi yang tidak dapat berbahasa Belanda. Baru pada tahun 1922, Balai Pustaka menerbitkan versi translasi buku dari Abendanon yang diberi judul “Habis Gelap Terbitlah Terang: Buah Pikiran” dengan bahasa Melayu. Pada tahun 1938, salah satu sastrawan bernama Armijn Pane yang masuk dalam golongan Pujangga Baru menerbitkan versi translasinya sendiri dengan judul Habis Gelap Terbitlah Terang. Versi milik Pane membagi buku ini dalam lima bab untuk menunjukkan cara berpikir Kartini yang terus berubah. Beberapa translasi dalam bahasa lain juga mulai muncul, dan semua ini dilakukan agar tidak ada yang melupakan sejarah perjuangan RA. Kartini semasa hidupnya itu.
Sumber : Portal Sejarah

Surat Cinta untuk Katini

Selasa, 19 April 2016

Tips Agar Judul Tulisanmu Menarik


Nggak Kunjung Menulis Karena Memikirkan Judul yang Menarik? Ikuti Tips Ini

by 'A U T H O R'

Terkadang membuat judul bisa menjadi lebih sulit dibandingkan menulis. Anda ingin nama novel Anda mencakup keseluruhan tema buku namun masih terdengar menarik. Berikut enam tips untuk membantu Anda.

1. Memberi Nama Tempat
Saat Anda memikirkan judul pada novel Anda, pikirkan terlebih dahulu keseluruhan tempat dalam cerita Anda. Apakah tempat itu yang memunculkan karakter utama? Apakah cerita Anda mengenai seseorang yang bertemu di sekolah? Apakah terdapat tempat yang berkesan dan penting dari cerita itu dan mempengaruhi karakter utama? Jika ada, maka Anda dapat memberi judul dengan nama tempat tersebut. Contoh : House of Night, Princess Academy, Mystic City.

2. Ekspresi yang Populer
Menggunakan frase atau ungkapan yang biasa dikenal adalah cara yang bagus untuk judul buku. Pastikan bahwa itu langsung berkorelasi dengan cerita Anda. Contoh : Along For The Ride, It's Kind Of A Funny  Story, Dead Silence.

3. Kata yang Kontras
Pikirkan jalan cerita dan keseluruhan cerita pada novel Anda, dan temukan apakah terdapat kata kontras yang dapat digunakan. Menggabungkan dua frase kata dapat membuat judul novel Anda menarik. Contoh : Blood And Chocolate , Pretty Monsters And Wicked Lovely.

4. Arti Tersembunyi
Salah satu pilihan adalah untuk memiliki judul yang tidak akan sepenuhnya dipahami sampai novel itu telah dibaca. Mungkin memilih kutipan dari seseorang atau frase yang mecakup seluruh buku Anda. Setelah menyelesaikan membaca novel itu, judul akan memiliki arti baru bagi pembaca. Contoh : If I Stay, I Am Number Four, Paper Town.

5. Menjelaskan Karakter
Apakah karakter Anda memiliki kekhasan yang unik? Apa yang membedakan mereka dari kebanyakan orang? Apakah mereka memiliki pakaian yang khas? Salah satu pilihan untuk judul cerita adalah memberi nama sesuai karakter utama atau karakter penting yang ada dalam buku Anda. Contoh : The Maze Runner, The Boy In The Striped Pajamas, The Book Thief.

6. Satu Kata
Satu judul kata yang besar karena mereka mudah diingat. Jika Anda entah bagaimana bisa menentukan inti dari cerita Anda dengan hanya satu kata, maka Anda sudah memdapatkan judul itu. Contoh : Matched, Fallen, Marked.

Ikuti tips seru lainnya soal tulis menulis dan kesastraan selanjutnya... ^_^


Jumat, 15 April 2016

Hukum Wanita yang Berdandan Menor


Ketahui Hukum Wanita yang Berdandan Menor

Wanita memang identik dengan kecantikan. Tidak jarang demi mendapatkan predikat sebagai wanita cantik, mereka rela melakukan perawatan. Selain itu, salah satu solusi yang bisa dilakukan untuk tampil cantik adalah berdandan.

Berdandan biasanya merupakan aktivitas untuk merias diri dan wajah agar terlihat lebih cantik. Tidak jarang di antara mereka yang berdandan dengan make-up menor agar aura kecantikannya lebih terpancar. Alasan selanjutnya adalah untuk memikat hati kaum pria.

Wanita-wanita tersebut biasanya akan dengan bangga memperlihatkan dandanan mereka kepada orang lain. Lalu bagaimanakah Islam memandang perbuatan yang demikian? Apakah hukum berdandan menor bagi kaum wanita? Berikut informasi selengkapnya.

Di antara perintah bagi wanita adalah untuk berdiam di rumah dan tidak berhias seperti kelakuan orang jahiliyyah. Sebagaimana disebutkan dalam ayat,

Banyak Imam Mahzab seperti Hanafi, Maliki, Syafi’i dan Hanbali sepakat bahwa seorang wanita yang menggunakan perhiasan secara berlebihan, menampakkan serta memamerkan bentuk dan keindahan tubuhnya merupakan salah satu perbuatan yang hukumnya haram.

Bahkan ada sebuah ayat dalam Al-Quran yang mengungkapkan bahwa di antara perintah bagi wanita adalah untuk berdiam diri di rumah dan tidak berhias seperti orang jahiliyyah. Allah Ta’ala berfirman yang artinya:

“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyyah yang dahulu” (QS. Al Ahzab: 33).

Maksud dari ayat ini adalah hendaklah seorang wanita itu berdiam diri saja di kediaman mereka dan tidak keluar kecuali ada suatu keperluan. Wanita yang sering keluar rumah tanpa satu keperluan itu seperti orang jahiliyyah. Tingkah laku wanita jahiliyyah itu mereka keluar rumah di hadapan laki-laki.

Tidak hanya riasan wajah yang menjadi perhatian dan dikatakan menor. Akan tetapi juga pernak-pernik yang dikenakan oleh wanita tersebut. Maqotil bin Hayan mengatakan bahwa yang dimaksud berhias diri adalah seseorang memakai khimar (kerudung) di kepalanya namun tidak menutupinya dengan sempurna.

Karena ketidaksempurnaan tersebut, maka terlihatlah kalung, anting yang dikenakannya dan juga anggota tubuhnya seperti leher. Hal-hal yang demikian ini merupakan tabarruj (berhias diri) ala jahiliyyah.

Disebutkan dalam Tafsir Al Jalalain, wanita yang disebut berdandan ala jahiliyah yang pertama adalah mereka ingin berpenampilan cantik di hadapan pria dan hal ini terjadi sebelum Islam. Sedangkan dalam agama Islam sendiri, hal-hal yang boleh ditampakkan oleh seorang wanita itu hanya beberapa saja. Firman Allah SWT yang artinya:

“Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya” (QS. An Nur: 31).

Seorang wanita yang menggunakan make-up, bedak yang tebal, eye shadow dan lipstik itu masa artinya dengan mereka menampakkan perhiasan yang ada di dirinya. Tidak hanya make-up, parfum juga menjadi hal yang diperhatikan dalam Islam. Terlebih lagi apabila hal ini bertujuan agar para pria mencium wanginya. Rasulullah SAW bersabda:

“Seorang perempuan yang mengenakan wewangian lalu melalui sekumpulan laki-laki agar mereka mencium bau harum yang dia pakai maka perempuan tersebut adalah seorang pelacur.” (HR. An Nasa’i no. 5129, Abu Daud no. 4173, Tirmidzi no. 2786 dan Ahmad 4: 414. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih. Sanad hadits ini hasan kata Al Hafizh Abu Thohir)

Seorang wanita muslimah hanya boleh memperlihatkan kecantikan kepada suaminya seorang. Itu artinya ia hanya boleh tampil cantik di dalam rumah saja, bukan untuk dipamerkan kepada orang lain. Tampil cantik di hadapan suami akan membuatnya senang. Untuk itu, wanita yang senantiasa menyenangkan hati suaminya dipuji oleh Rasulullah SAW lewat hadistnya yang berarti”

Pernah ditanyakan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Siapakah wanita yang paling baik?” Jawab beliau, “Yaitu yang paling menyenangkan jika dilihat suaminya, mentaati suami jika diperintah, dan tidak menyelisihi suami pada diri dan hartanya sehingga membuat suami benci” (HR. An-Nasai no. 3231 dan Ahmad 2: 251. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih).

Demikianlah ulasan mengenai hukum wanita yang berdandan menor. Setelah mengetahui hal ini, semoga kita semua dihindarkan dari perbuatan yang demikian. Karena dengan berdandan menor bisa menyebabkan timbulnya fitnah kepada orang yang melakukannya. Selain itu dapat mendatangkan dosa bagi pelaku dan orang-orang yang melihatnya.


Rabu, 13 April 2016

Proses terjadinya Alam semesta menurut ilmu sains dan Al Qur'an


Proses terjadinya Alam semesta menurut ilmu sains dan Al Qur'an

assalamu'alaikum wr. wb.

Alam semesta adalah suatu hamparan atau ruangan yang sangat luas yang tak di ketahui atau tak dapat di bayangkan luasnya. alam semesta diduga bentuknya melengkung dan dalam keadaan memuai serta terdiri atas galaksi-galaksi atau siste bintang yang jumlahnya ribuan.

Bumi adalah salah satu bagian dari alam semesta ini. maka tak heran terciptanya bumi ini berhubungan erat dengan terbentuknya alam semesta.
berikut adalah teori" yang menjelaskan tentang terbentuknya alam semesta menurut ilmu sains ( para ahli sains) dan menurut Al- Qur'an.

beberapa teori para ahli :
Teori Ledakan Besar
Enstein adalah orang yang mempopulerkan teori ini.teori ini didasarkan pada penelitian yang ditemukan bahwa alam semesta ini mengembang,seluruh planet dan bintang terus bergerak saling menjauhi seolah-olah berasal dari satu tempat yang sama.
pada tahun 1915 Enstein menyempurnakan teorinya tentang relativitas,yang kemudian ia terapkan dalam pendistribusian zat di ruang angkasa.kemudian tahun 1917 ada massa bahan yang hampir seragam dimana keseimbanganya tak menentu antara kekuatan gravitasi dan kekuatan dorong kosmis lain yang tak dikenal.semua ini kemudian dapat dipecahkan pada tahun 1922 oleh ahli fisika dari rusia.ia mengatakan bahwa kekuatan tolak tak berpengaruh,bahkan seluruh alam semesta terus mengembang dan bergerak saling menjauhi dengan keceptan tinggi.

Teori kant - Laplace
sejak jaman sebelum masehi,para ahli telah banyak berfikir dan menganalisis tentang gejala" yang terjdi di alam.mulai abad 18 para ahli telah memikirkan tentang proses terjadinya bumi. salah satunya adalah teori kabut (nebula) yang dikemukakan Immanuel Kant (1755) dan Piere de Laplace (1796) yang keudian terkenal dengan teori Kant - Laplace. dalam teori ini dekemukakan bahwa alam semesta terdapat gas yang kemudian berkumpul menjadi kabut ( nebula ). gaya tarik menarik antar gas ini kemudian membentuk kabut yang sangat besar dan berputar semakin cepat. dalam proses perputaran yang sangat cepat ini, kabut bagian katulistiwa terlempar memisah dan memadat ( karena pendinginan ). bagian inilah yang membentuk planet" di alam semseta.

Dari beberapa teori para ahli di atas kemudian para ahli astronomi terus berusaha memecahkan teori terbentuknya alam semesta. hingga pada era modern ini para ahli astronomi baik dari segi pengamatan maupun teori dengan jelas mengungkapkan bahwa pada suatu saat seluruh alam semesta masih berupa 'gumpalan asap' (yaitu komposisi gas yang sangat rapat dan tak tembus pandang, The First Three Minutes, a Modern View of the Origin of the Universe, Weinberg, hal. 94-105.). Hal ini merupakan sebuah prinsip yang tak diragukan lagi menurut standar astronomi moderen. Para ilmuwan sekarang dapat melihat pembentukan bintang-bintang baru dari peninggalan 'gumpalan asap' semacam itu.

Sebuah bintang terbentuk dari gumpalan gas dan asap (nebula), yang merupakan peninggalan dari 'asap' yang menjadi asal kejadian alam semesta. (The Space Atlas, Heather dan Henbest, hal. 50

Nebula Laguna adalah sebuah gumpalan gas dan asap yang berdiameter sekitar 60 tahun cahaya. Ia dipendarkan oleh radiasi ultraviolet dari bintang panas yang baru saja terbentuk di dalam gumpalan tersebut. (Horizons, Exploring the Universe, Seeds, gambar 9, dari Association of Universities for Research in Astronomy, Inc.)

Jauh sebelum para ahli dapat menemukan teori tersebut, Allah telah memberi tau manusia tentang kejadian terbentuknaya alam semesta melalui ayat-ayatnya yang di muat dalam Al Qur'an.

Bintang-bintang yang berkilauan yang kita lihat di malam hari, sebagaimana seluruh alam semesta, dulunya berupa materi 'asap' semacam itu. Allah telah berfirman di dalam Al Qur'an:

ثُمَّ اسْتَوَىٰ إِلَى السَّمَاءِ وَهِيَ دُخَانٌ

Kemudian Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih merupakan asap,... (Al Fushshiilat, 41: 11)

Karena bumi dan langit di atasnya (matahari, bulan, bintang, planet, galaksi dan lain-lain) terbentuk dari 'gumpalan asap' yang sama, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa matahari dan bumi dahulu merupakan satu kesatuan. Kemudian mereka berpisah dan terbentuk dari 'asap' yang homogen ini. Allah telah berfirman:

أَوَلَمْ يَرَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَاهُمَا

Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. (Al Anbiya, 21:30)

Dr. Alfred Kroner adalah salah satu ahli ilmu bumi terkemuka. Ia adalah Profesor geologi dan Kepala Departemen Geologi pada Institute of Geosciences, Johannes Gutenberg University, Mainz, Jerman. Ia berkata: "Jika menilik tempat asal Muhammad... Saya pikir sangat tidak mungkin jika ia bisa mengetahui sesuatu semisal asal mula alam semesta dari materi yang satu, karena para ilmuwan saja baru mengetahui hal ini dalam beberapa tahun yang lalu melalui berbagai cara yang rumit dan dengan teknologi mutakhir. Inilah kenyataannya." Ia juga berkata: "Seseorang yang tidak mengetahui apapun tentang fisika inti 14 abad yang lalu, menurut saya, tidak akan pernah bisa mengetahui, melalui pemikirannya sendiri, bahwa dulunya bumi dan langit berasal dari hal yang satu."

Jadi bagaimana menurut anda, masih hebat para ahli atau Al Qur'an..???! :)

wassalamu'alaikum wr. wb.


Senin, 11 April 2016

Takutlah menikah dengan lelaki yang miskin iman.


Tak perlu takut berjodoh dengan lelaki yang miskin akan harta.

Sebab harta bisa dicari bersama setelah menikah.

Takutlah menikah dengan lelaki yang miskin akan iman.

Percayalah saat kita menikah.

Allah akan bukakan pintu2 rejeki dengan mudah.

Entah itu datangnya dari suami ataukah istri.

Selama kita beriman dan bertaqwa dijalan-Nya.

Mudah bagi-Nya mengabulkan segala doa2 anak Adam, yang sedang meminta diberkahi karna telah menyempurnakan separuh Agamanya.

Mungkin saat awal menikah perabotan rumah belum kita miliki.

Bahkan rumah pun masih sewa dan kendaraan masih menyicil.

Tak apa...

Teruslah bersyukur.

Teruslah doakan kebaikan untuknya.

Bisa jadi saat ini Allah beri kita hidup serba pas pasan.

Entah esok, lusa, ataukah nanti.

Allah kirimkan berbagai kemudahan untuknya mendapat rejeki yg lebih.

Tak ada yg sulit bagi Allah mengubah rejeki seseorang.

Yakinlah harta kekayaan, gelar, jabatan dan kejayaan di dunia hanyalah semu.

Semua itu akan berakhir saat kita berbaring diatas dipan, dan tertutup tanah.

Kebahagiaan sebenarnya itu saat kita bersabar semasa di dunia dan bersyukur saat kita disatukan dengannya di Surga yg tlah lama dirindukan ......

Silahkan LIKE&SHARE jika dirasa bermanfaat.....


Sabtu, 09 April 2016

Cara Ampuh Membersihkan Komedo


PAKAI PASTA GIGI KOMEDO BERSIH TOTAL

Bukan hanya untuk gosok gigi. Ternyata pasta gigi ampuh untuk menghilangkan komedo lho!. Dikutip dari situs portal informasi kesehatan, doktercantik.com, berikut tips menghilangkan komedo dengan memakai pasta gigi:

Pasta gigi dan garam

Garam yodium berguna untuk proses pengelupasan (eksfoliasi) yang mampu membuat komedo berkurang.
Selain itu, garam juga bermanfaat untuk menghaluskan kulit. Dengan begitu, anda akan mendapatkan 2 manfaat sekaligus.

Cara penggunaan: - Campurkan 1 sendok teh garam dan 1 sendok teh pasta gigi mint
- Aduk hingga merata
- Oleskan pada bagian hidung yang mengalami masalah komedo
- Diamkan selama 5 menit
- Pijat-pijat lembut dengan jari yang bersih
- Bilas dengan air hingga bersih
- Terakhir, ketuk-ketuk hidung sendok yang dingin (sendok yang sudah dimasukkan dalam kulkas) guna menutup pori-pori kulit
- Kulit akan terasa lebih lembut dan komedo berkurang

Pasta gigi dengan putih telur

Putih telur mengandung tinggi protein, vitamin A, vitamin E, dan mineral. Putih telur sangat berkhasiat dalam mengurangi komedo yang menempel di hidung.
Cara penggunaan: - Pecahkan 1 buah telur, dan ambil putih telurnya
- Masukkan putih telur dalam mangkuk dan tambahkan pasta gigi mint secukupnya
- Aduk hingga merata
- Oleskan pada bagian hidung yang berkomedo
- Letakkan tissue diatas hidung yang sudah diolesi campuran pasta gigi dan putih telur
- Diamkan selama 20 menit
- Lepaskan tissue secara perlahan
- Bilas dengan air hingga bersih

Pasta gigi dengan jeruk nipis

Jeruk nipis kaya akan kandungan vitamin C yang dapat masuk ke dalam pori-pori dan mengangkat komedo yang membandel.

Vitamin C juga berkhasiat dalam mengecilkan pori-pori, mengurangi produksi minyak berlebih, dan mencerakan kulit. - Campurkan 1 sendok teh air perasan jeruk nipis dengan pasta gigi
- Aduk hingga merata
- Oleskan pada bagian hidung yang mengalami masalah komedo
- Diamkan selama 15 menit
- Pijat-pijat lembut dengan jari yang bersih
- Bilas dengan air hingga bersih
- Terakhir, ketuk-ketuk hidung sendok yang dingin.


Kamis, 07 April 2016

Romantis yang Sesungguhnya !

Masih Ingat deengann Pasangan Paling Romantis ini..?

Sesungguhnya romantis itu bukan sekedar ungkapan "aku sayang kamu. Aku cinta kamu. Aku akan selalu hidup bersama kamu. Dan lain sebagainya"

Bukti nyata seseorang mencintai kita.

Bukan dinyatakan sebelum akad tiba.

Bukan dilihatkan sebelum halal menjadi status kita.

Bukan dengan ucapan yang bertumpu pada lidah semata. Melainkan dengan perbuatan nyata. Dengan setia mendampingi kita dari masa sulit sampai masa - masa bahagia.

Bukan hanya sekedar mengingatkan perkara dunia. Melainkan mengutamakan tujuan ke Akhirat.

Romantis yang sesungguhnya ada pada saat pasangan ikhlas melengkapi kekurangan satu sama lain. Tanpa sedikit pun mengeluh.

Romantis yang sesungguhnya ada ketika pasangan mau membantu pasangannya tanpa ada rasa malu.

Romantis yang sesungguhnya ada saat setia selalu menemani. Bukan sekedar ada saat bahagia, tapi ada dikala duka melanda.

Romantis yang sesungguhnya bukan soal apa yang diberi olehnya. Tapi apa yang bisa kita berikan untuknya.

Romantis yang sesungguhnya bukan hanya berani janji padanya. Melainkan istiqomah ketika berjanji pada-NYA.

Sehingga...meski keadaan sesulit apapun... Keromantisan itu tidak akan hilang. Karna ada cinta Allah Azza WA Jalla yang senantiasa dirindukan.

In Shaa Allah... *suami yang cacat fisiknya saja giat untuk menafkahi keluarga. Lalu apa kabarnya dengan suami yang sehat fisiknya tapi malas mencari kerja ??? Semoga menjadi inspirasi untuk kita semua. Dan Allah melembutkan hati kita yang sedang keras.

Silahkan KLIK & SHARE jika dirasa bermanfaat.....

Selasa, 05 April 2016

Karena Rezeki hanyalah "Hak Pakai", bukan "Hak Milik"

Aku melihat hidup orang lain begitu nikmat. Ternyata ia hanya menutupi kekurangannya tanpa berkeluh kesah...

Aku melihat hidup teman-temanku tak ada duka dan kepedihan. Ternyata ia hanya pandai menutupi dengan mensyukuri...

Aku melihat hidup saudaraku tenang tanpa ujian. Ternyata ia begitu menikmati badai ujian dalam kehidupannya...

Aku melihat hidup sahabatku begitu sempurna. Ternyata ia hanya berbahagia "menjadi apa adanya"...

Aku melihat hidup tetanggaku beruntung. Ternyata ia selalu tunduk pada Alloh untuk bergantung...

Maka aku merasa tidak perlu iri hati dengan rezeki orang lain...
Mungkin aku tak tahu dimana rezekiku... Tapi rejekiku tahu dimana diriku...

Dari langit yang ditinggikan, lautan biru yg luas, bumi yg dihamparkan dan gunung yg ditegakkan, Alloh telah memerintahkannya menuju kepadaku...

Allah yang Maha pengasih menjamin rezekiku, sejak 9 bulan 10 hari aku dalam kandungan ibuku...

Amatlah keliru bila berkeyakinan rezeki dimaknai dari hasil bekerja...
Karena bekerja adalah ibadah, sedang rezeki itu urusan-Nya...

Melalaikan kebenaran demi menghawatirkan apa yang dijamin-Nya, adalah kekeliruan berganda...

Manusia membanting tulang, demi angka simpanan gaji, yang mungkin esok akan ditinggal mati...

Mereka lupa bahwa hakekat rezeki bukan apa yang tertulis dalam angka, tapi apa yang telah dinikmatinya...

Rejeki tak selalu terletak pada pekerjaan kita, Sang Pencipta menaruh berkat sekehendak-Nya...
Ikhtiar itu perbuatan...
Rezeki itu kejutan...

Dan yang tidak boleh dilupakan, tiap hakekat rezeki akan ditanya kelak...
"Darimana dan digunakan untuk apa"...
Karena rezeki hanyalah "Hak Pakai", bukan "Hak Milik"...
Jangan lupa tugas kita utk selalu menjadi penebar manfaat bagi: sesama manusia, alam tetumbuhan, binatang/hewan.


# Grup Perindu Ramadhan Keluarga (PERAK 2016)

Minggu, 03 April 2016

SYUKURI APA YANG ADA

SEKALI LAGI… SYUKURI APA YANG ADA
Syaikh Ali Mustafa Thanthawi -rahimahullah-mengatakan:
Tak seorangpun di dunia ini melainkan pernah bertemu dengan orang yang kondisinya lebih baik atau lebih buruk dirinya.
Bila engkau miskin, pasti ada yang jauh lebih miskin darimu.
Bila engkau sakit, pasti ada yang sakitnya jauh lebih parah darimu.
Lalu mengapa engkau lebih sering mengarahkan kepala ke atas untuk memandang orang-orang yang kondisinya lebih baik darimu, ketimbang mengarahkannya ke bawah, agar engkau melihat orang yang kondisinya jauh lebih sulit darimu..?
Bila engkau tau bahwa ada orang yang bisa meraih harta dan kedudukan yang belum bisa kau raih. Padahal bila ditinjau dari aspek kecerdasan, pengetahuan serta kepribadian, levelnya jauh berada dibawahmu. Mengapa engkau tidak mengingat bahwa ternyata ada orang yang levelnya berada di diatasmu atau semisal denganmu dalam hal kecerdasan dan pengetahuan namun dia tidak pernah bisa meraih sebagian dari apa yang sudah engkau raih…?
Falsafah rizki itu sangat sulit untuk dimengerti. Tengoklah kehidupan manusia. Diantara mereka ada para penyelam yang Allah jadikan roti (kehidupannya) berserta segenap keluarga tersimpan jauh di dasar lautan. Mereka takkan bisa meraihnya hingga mereka mau menyelam ke dasar lautan yang dalam.
Ada juga para pilot yang Allah jadikan roti (kehidupannya) berada di atas awan, sehingga mereka tidak mungkin mendapatkannya hingga mereka mau terbang tinggi ke angkasa.
Ada juga yang roti (kehidupannya) tersembunyi di dalam bebatuan yang sangat keras, dimana mereka tidak bisa mendapatkannya kecuali dengan memecah batu-batu itu.
Ada pula orang-orang yang rezeki mereka berada di bawah gorong-gorong air yang kotor, atau di tempat-tempat penambangan yang dalam, dimana wajah mentari dan cahaya siang tak dapat dilihat.
Ada orang yang mendapatkan bagian rezekinya dengan tangan, kaki, lisan dan otaknya. Ada juga yang tidak bisa meraihnya kecuali den mempertaruhkan nyawa dan menghadapkan diri kepada kematian, seperti halnya para pemain sirkus yang selalu saja diburu kematian. Kalau ia tidak mendapati rizkinya dengan cara jatuh bertumpuh di atas kepala, ia mendapatinya ketika berada di antara taring-taring singa atau di bawah kaki-kaki gajah.
Maka bersyukurlah kepada Allah, karena Dia telah menjadikan rezekimu berada di atas meja kerjamu. Kau bisa mendapatkannya sambil duduk di atas kursi. Bersyukurlah karena Dia tidak menjadikan rezekimu berada di puncak-puncak gunung yang tinggi, atau di dasar lautan yang dalam, juga tidak harus berhadapan dengan singa maupun macan.
Beliau juga mengatakan:
Dengan gaji yang sedikit engkau bisa menjadi orang yang paling bahagia, asalkan engkau cerdas mengelola keuanganmu dan ridho terhadap pembagian Robb-mu.
(Syekh Ali Musthafa Thanthawi dalam risalah Ma’a An-Naas hal: 78-79)
_________________
Madinah 14-05-1436 H
ACT El Gharantaly

Jumat, 01 April 2016

Lebih baik jika Aku yang Pergi



Mungkin lebih baik jika aku yg pergi
*siapin tisu sebelum baca*  part 1
Malam yang sejuk mengiringi kesepianku. Angin malam turut membelai lembut rambutku. Menemaniku yang tengah sendiri menatap indahnya bumi. Sebagai teman paling setia dikesendirianku dalam ketidakadilan ini.
“Oh Tuhan, kapan semuanya akan berubah?” tanyaku dalam pengharapan.
Tiba-tiba pintu kamarku diketuk dengan cukup pelan.
“pasti bi Imah.” Tebakku
“iya, sebentar!” sahutku sembari berjalan dari serambi kamar.
“Maaf non, waktunya makan malam. Yang lain sudah ngumpul dibawah.” Ucap Bi Imah saat pintu kamarku terbuka.
“ok bi Dera juga udah lapeer banget.” Candaku padanya.
Bi Imah adalah seseorang yang merawatku sejak lahir. Bagiku, ia sudah seperti Ibu kandungku. Dirumahku, hanya Bi Imah yang peduli dengan keadaanku. Disaat aku sakit, hanya ia yang selalu repot menyiapkan obat, hanya ia yang selalu tahu betapa sedihnya aku disaat nilai raportku jauh dari nilai kak Dara. Hanya ia yang tahu betapa aku ingin seperti kak Dara, saudara kembarku.
Biarkan Aku yang Pergi“wah ada ayam bakar nih. Heem maknyus” ucapku seraya menduduki kursi favoritku.
“dasar gak sopan…” sindir Ayah padaku.
“makanya, jangan nyerocos aja dong jadi cewek.” Timpal kakakku, Virgo.
“iya Dera, kamu duduk dulu baru ngomong, kan ada Papa sama Mama disini. Jadi sopan dikit Ra.” Tambah Kak Dara.
“iya Dera, betul tuh kata Dara. Contoh dia.” Tambah Ibu lagi.
“ok, aku pergi. Silahkan makan!!” ucapku dengan sinis.
Akupun bergegas naik menuju kamarku tanpa sedikitpun menyentuh makanan disana. Padahal sebenarnya maagku kambuh dan rasanya sangat perih. Tapi lebih perih lagi disaat aku tak pernah mendapatkan kasih sayang dari semua orang yang aku sayangi.
Matahari menjelma masuk kedalam kamarku yang pemiliknya masih tertidur lelap. Hingga aku terbangun karena silaunya sinar yang menerpa mataku.
“humh, udah pagi to” ucapku pada diri sendiri,
Aku bergegas mandi dan memakai pakaian sekolahku. Dengan aksesoris biru yang lengkap. Pagi ini, aku tak ingin sarapan. Aku hanya mengunjungi Bi Imah yang ternyata sedang menyiapkan bekal untukku.
“makasih ya Bi, Dera sayang Bibi.” Ucapku dengan tulus padanya
“iya non, Bibi juga sayangg banget sama non Dera, semangat ya Non sekolahnya.” Sahut bi Imah menyemangati.
Setibanya disekolah, aku segera menuju ruangan tempatku ulangan. Jadwal hari ini adalah matematika dan bahasa inggris. Pelajaran menghitung yang sangat menyebalkan untukku. Karena aku tak seperti kak Dara yang jago menghitung. Dugaanku tepat, soal kali ini susahnya minta ampun. Hingga kertas ulanganku hampir tak terisi. Namun kalau bahasa inggris, inilah kehebatanku. Semua soal dapat kukerjakan dengan mudah. Karena sejak kecil aku sudah sangat hebat berbahasa inggris. Seperti Om Frans dan Tante Siska yang semasa di Jakarta sangat menyayangiku jauh lebih besar dari orang tua kandungku. Namun kini mereka telah pindah ke Amerika dengan anaknya, Dimas.
Waktu seakan berjalan dengan sungguh cepat, kini saatnya pembagian hasil belajar siswa. Kebetulan, aku dan kak Dera berbeda kelas dan sekolah. Kalau aku masih berada dikelas satu SMA, sedangkan ia sudah berada dikelas dua. Semua terjadi karena aku pernah tak naik kelas sewaktu disekolah dasar. Kalau kak Dara sengaja Papa sekolahkah di sekolah terfavorit di Jakarta, sedangkan aku bersekolah di SMA yang didalamnya hanyalah siswa buangan dari sekolah lain yang tidak menerima kami. Karena nilaiku tak sehebat nilai kak Dara dan Kak Virgo. Mereka memiliki IQ yang jauh lebih tinggi daripada aku.
“Pa, ambilin raport Dera ya.” Pintaku
“Papa sudah janji sama Dara kalau Papa yang akan mengambilkan raportnya. Kalian kan beda sekolah.” Jawab Ayahku.
“Ma, ambilin raport Dera ya!” pintaku lagi pada Mama.
“Mama udah janji sama Virgo ngambilib raportnya, dia kan sudah kelas tiga jadi harus diwakilin.” Jawab Mama.
“oh gitu ya.” Balasku dengan kecewa.
Aku hanya bisa menangis sendirian didalam kamar. Tidak ada satu orangpun yang mau mengambilkan raportku. Jalan terakhir adalah Bi Imah. Dan tentu saja ia sangat mau mengambilkan raportku.
“Gimana bi hasilnya?” tanyaku dengan penasaran
“Non Dera juara 1 non.” Ucap bi Imah dengan semangat.
“hah? Beneran bi?” sahutku tak kalah semangat.
Ternyata usahaku tak sia-sia, akhirnya aku bisa menyamai prestasi kak Dara.
Setibanya dirumah, semua orang yang sedang tertawa ria melihat hasil belajar kak Dara dan kak Virgo menjadi terdiam disaat kedatanganku dan Bi Imah.
“gimana hasilnya Ra?, pasti jelek.” Ucap kak Virgo menyindirku.
“gak ko, aku juara 1.” Ucapku dengan semangat.
“ah, juara 1 disekolahmu pasti juara terakhir dikelas Dara.” Ledek Ayah padaku.
Aku kecewa, benar-benar kecewa karena semua prestasi yang kuraih tak penah dihargai sama sekali. Dengan kecewa aku berlari menuju kamarku, kuratapi semua ketidakadilan ini. Aku tidak keluar kamar selama dua haripun tak ada yang peduli. Semua orang dirumah hanya sibuk dengan pekerjaannya masing-masing, tak terkecuali Bi Imah yang hampir setiap jam membujukku untuk keluar. Maagku kambuh, rasanya teramat perih dari yang biasanya.
“oh Tuhan, kuatkan aku!” pintaku
Dihari ketiga aksi diamku dikamar, tiba-tiba rumahku terdengar sebuah suara yang sangat kukenal. Ternyata hari ini, keluarga Om Frans sudah tiba di Jakarta untuk berlibur bersama keluarga kami.
“Dimas? Aku merindukanmu.” Ucapku dengan tertunduk lesu dikamar.
Aku keluar kamar untuk menemuinya, namun ternyata ia sudah berubah dan tak peduli lagi padaku. Semuanya benar-benar berubah, dan kini janjinya ia ingkari untuk menemuiku. Penantianku sia-sia, semua orang telah membenciku dan menjauhiku. Aku sendirian dirumah, bi Imah pulang kekampung karena anaknya sakit. Sedangkan yang lain sedang makan malam dihotel. Dan aku? Tertinggal disini.
Aku hanya makan dan terus memasukkan roti berselai srikaya kemulutku. Sedangkan yang lain asyik berbincang-bincang dengan topic kak Dara dan Dimas. Yang aku tahu, mereka terus membanggakan dua orang yang berprestasi tersebut. Hingga Om Frans dan Tante Siska juga turut berubah padaku. Semua orang mengucilkanku disini. Sesudah sarapan pagiku habis, aku segera pamit menuju taman belakang yang ternyata disana ada kak Dara dan seseorang yang sangat aku sayangi, kak Dimas. Disana, aku sedang melihatnya memberikan setangkai mawar pada kak Dara. Ternyata mereka sudah jadian dan aku tahu, bahwa kak Dimas telah melupakanku.
Akhirnya, hari yang telah lama kunantikan tiba juga. Hari ini, pertandingan karateku akan berlangsung. Namun sayang, semua orang yang kusayang tak ada yang mau hadir disini. Semuanya memilih hadir dilomba kak Dara, olimoiade sains. Walau sedikit kecewa, akan kubuktikan bahwa aku adalah Dera yang hebat. Keinginanku terwujud, aku menang dan meraih juara satu dipertandingan karate nasional yang diadakan di Jakarta.
“kita panggil, juara nasional karate tahun ini. Alderaya Zivanna dari Jakarta.” Panggil pembawa acara.
Dengan diiringi tepuk tangan meriah, ku naiki podium kebesaranku, dan kurasakan aku sangat dihargai disini.
Setibanya dirumah, kuletakkan foto keberhasilanku diruang tamu, namun disaat kedatangan kak Dara dan yang lainnya, kulihat kemurungan disana. Dan setelah melihat foto keberhasilanku, kak Dara malah menangis dan berlari menuju kamarnya.
“kamu sengaja meledek Dara?” Tanya Papa dengan sinis.
“gak pa! maksud Papa apa sih?” tanyaku tak mengerti.
“Dara kalah sedangkan kamu menyombongkan diri dengan memajang fotomu diruang ini. kamu tahu kan bahwa diruang ini hanya foto-foto keberhasilan Dara yang boleh menempatinya.” Jawab Papa yang membuatku sangat kecewa.
“Lepas Fotomu!” ucap Mama dengan agak ketus padaku.
Kulepas foto yg sgt aku harapkan menjadi penghubung agar keluargaku menyanjungku. Sebuah harapan yg sejak dulu selalu ku inginkan. Karena aku selalu iri di setiap kak Dara dipuji dan disanjung oleh papa dan mama, serta semua tamu yg pernah berkunjung ke rumahku. Skrg pertanyaan terbesarku adalah,
“apakah aku anak kandungmu Ma? Pa?”
Pertanyaan yang tak pernah terjawab oleh lisan, namun terjawab oleh perbuatan mereka padaku. Seorang anak yg selalu tersingkirkan oleh ketidakadilan.
Hari demi hari terus berganti, dan semenjak itu pula kak Dara menjadi seseorang yg terpuruk. Aku bisa merasakan perasaannya yg tertekan karena ia kalah di olimpiade. Yg kutahu, saudara kembarku ini terlihat lemah dr yg biasanya.
“Udahlah kak, gak ada gunanya ditangisin terus.” Ucapku menyemangati.
“udahlah Ra, kamu senang kan ngeliat aku kaya gini? Kamu senang kan ngeliat aku kalah?” jawabnya dg menangis.
“gak ka, gak. Aku gak pernah ada niatan kaya gitu.” Sahutku.
“udahlah, pergi kamu dari kamarku, pergi…” ucapnya terpotong krn akhirnya ia terjatuh tepat di depanku.
“Pa, Ma, tolong kak Dara. Kak Dara pingsan Pa!” beritahuku
“apa? Kamu apain sih dia?” Tanya Papa sinis padaku.
“aku, aku gak ada ngapa-ngapain dia pa.” sahutku dg menyembunyikan kesakitanku.
“pasti penyakitnya kambuh lagi pa, ayo cepat kita bawa ke rumah sakit.” Ucapku pada Papa.
Hari ini tepat seminggu sblm ulang tahunku dg kak Dara. Aku takut kehilangannya, saudara kembarku yg sgt aku sayangi. Dokter bilang bahwa ginjalnya sdh benar-benar rusak. Yg aku tahu, kini ginjalnya hny satu stlh 1 th yg lalu satu ginjalnya sdh diangkat. Sedangkan aku masih mempunyai dua ginjal. “hanya saudara kembarnya yg ginjalnya cocok dg Dara. Jadi usahakan dg secepat mungkin diadakan pencangkokan ginjal Pak” beritahu dokter pd Papa.
Stlh itu, aku menjadi sasaran semua orang yg menyayangi kak Dara. Semuanya memintaku utk mendonorkan satu ginjalku padanya.  Namun aku menolaknya, karna Niatku memang sdh bulat bahwa aku akan mendonorkan ginjalku pd kak Dara, tapi aku tak ingin ada yang tahu semuanya. Krn aku tdk mau mereka akan menyayangiku krn bersimpati denganku yg telah memberikan satu ginjal pada saudaraku. Aku hny ingin kasih sayang tulus dr mereka, entahlah bgmn caranya agar aku mendapatkannya.

Kamis, 31 Maret 2016

CARA MENGHADAPI MUSIBAH DAN MASALAH



Dalam Islam, tingkatan menghadapi musibah dan masalah:

1. Marah (tidak terima)
2. Menahan diri/bersabar (hati mungkin masih tidak terima, tetapi menahan diri)
3. Ridha (hati menerima dan lapang dada)
4. BERSYUKUR karena penghapus dosa dan meningkatkan derajat

Ini sebagaimana dijelaskan oleh syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah

“Manusia ketika tejadi musibah ada 4 keadaan: [1]Marah, [ 2] Bersabar [3] Ridha [4] Bersyukur. Inilah keadaan manusia ketika terjadinya
musibah.”

Kami Mendapatkan sharing tulisan yang bagus (semoga Allah memberikan kebaikan yang banyak kepada penulisnya):

Orang konyol buat masalah…
Orang kerdil memperbesar masalah….
Orang biasa membicarakan masalah….
Orang besar mengatasi masalah…..
Orang bijak bersyukur dengan
masalah….
Orang kreatif melihat peluang dari masalah….
Orang bertaqwa naik derajat karena masalah….

Jadi, ga ada masalah dengan “masalah”….
Masalahnya, bagaimana cara kita menyikapi “masalah”….
Karena hakikatnya, hidup itu rangkaian “masalah” demi “masalah”.

So, Jadikanlah “MASALAH” sebagai “Masa mengenal Allah”.
[selesai kutipan]

Demikianlah ajaran Islam. Mengajarkan bijak menghadapi masalah bahkan bersyukur.

Cobaan dan musibah itu selalu datang dan niat Allah adalah agar membersihkan dosa-dosa kita ketika kita bijak menyikapinya, berkhusnudzan bahkan bisa bersyukur. .
Sehingga bisa jadi kita menghadap Allah tanpa dosa sama sekali

Nabi shallallahu ‘alihi wa sallam bersabda,

“Cobaan akan selalu menimpa seorang mukmin dan mukminah, baik pada dirinya, pada anaknya maupun pada hartanya, sehingga ia bertemu dengan Allah tanpa dosa sedikitpun.” (Hr.Ahmad)

Melihat besarnya keutamaan tersebut, pada hari kiamat nanti, banyak orang yang berandai-andai jika mereka ditimpakan musibah di dunia sehingga menghapus dosa-dosa mereka dan diberikan pahala kesabaran.

”Manusia pada hari kiamat menginginkan kulitnya dipotong-potong dengan gunting ketika di dunia, karena mereka melihat betapa besarnya pahala orang-orang yang tertimpa cobaan di dunia.” (Hr.Baihaqi)

Demikian semoga bermanfaat


Selasa, 29 Maret 2016

MAHALNYA NERAKA, MURAHNYA SURGA

MAHALNYA NERAKA, MURAHNYA SURGA
Neraka mahal, surga murah, loket ke neraka penuh sesak, banyak manusia antri. Rebut - rebutan, cakar-cakaran, takut tidak kebagian kursi. Tiket ke neraka mahal.
Harus merogoh kantong berjuta-juta, untuk dapat ikut berjalan ke sana.
❥ Maksiat itu mahal,
❥ Judi itu mahal,
❥ Zina itu mahal,
❥ Korupsi itu mahal,
❥ Dusta itu mahal.
Tetap saja orang-orang berbondong menuju neraka.
Jalan ke surga sunyi sepi.
Jalannya lebar, mulus dan bersih.
Tiketnya murah, tak perlu keluar uang banyak.
Loketnya bersih, ada AC, pelayannya ramah.
Tapi mengapa amat sedikit yang antri di loket ini?
❥ Puasa itu murah.
❥ Shalat itu murah.
❥ Sedekah itu murah.
❥ Senyum itu murah.
❥ Jujur itu murah.
Ternyata Nafsu telah memutar balik semua tatapan.
Yang buruk terlihat indah.
Yang baik terlihat sukar.
Ditempat ini aku baru sadar bahwa jalan ke syurga sepi.
Jalan ke neraka ramai.
Semoga menjadi renungan kita bersama.
Betapa sering terlupanya kita.
Selalu menuruti hawa nafsu, meninggalkan air kesejukan surga dan lebih tertarik pada panasnya neraka yang hanya membuat kita semakin haus dahaga,
Naudzubillah...
Semoga tulisan ini dapat memberikan hikmah, baik kepada penyampai maupun kepada pembaca.
Silahkan Klik Like dan Bagikan di halamanmu agar kamu dan teman-temanmu senantiasa istiqomah dan bisa meningkatkan ketakwaannya kepada ALLAH SWT.
Ya ALLAH...
✔ Muliakanlah orang yang membaca status ini
✔ Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid
✔ Lapangkanlah hatinya
✔ Bahagiakanlah keluarganya
✔ Luaskan rezekinya seluas lautan
✔ Mudahkan segala urusannya
✔ Kabulkan cita-citanya
✔ Jauhkan dari segala Musibah
✔ Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar.
✔ Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang
membaca dan membagikan status ini.
Aamiin ya Rabbal'alamin........





Silahkan KLIK&SHARE jika dirasa bermanfaat.....

Minggu, 27 Maret 2016

SIFAT ORANG YANG BERILMU

SIFAT ORANG BERILMU

Sering terjadi pada sebagian pencari ilmu penyakit sombong, merasa dirinya paling shalih dan menganggap orang lain semuanya di bawahnya. Kemudian merasa diri paling dekat dengan Allah dan dicintai-Nya, sedangkan yang lain dianggap orang-orang yang jauh dan tidak dicintai oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dan biasanya, pada puncaknya dia merasa dosa-dosanya diampuni, sedangkan dosa orang lain tidak akan diampuni.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya dahulu di kalangan Bani Israil ada dua orang yang bersaudara. Salah satunya seorang pendosa, sedangkan yang lainnya seorang yang rajin beribadah. Dan bahwasanya sang ahli ibadah selalu melihat saudaranya bergelimang dosa, maka ia berkata: “Kurangilah!” Pada suatu hari ia mendapatinya dalam keadaan berdosa, maka ia berkata: “Kurangilah!” Berkata si pendosa: “Biarkanlah antara aku dan Rabb-ku! Apakah engkau diutus untuk menjadi penjagaku?” Sang ahli ibadah berkata: “Demi Allah, Allah tidak akan mengampunimu!” Atau: “Demi Allah, Allah tidak akan memasukkanmu ke dalam surga!” Dicabutlah ruh kedua orang tersebut dan dikumpulkan di sisi Allah. Maka Allah berfirman kepada ahli ibadah: “Apakah engkau mengetahui tentang Aku? Ataukah engkau merasa memiliki apa yang ada di tangan-Ku?” Dan Allah berkata kepada si pendosa: “Pergilah engkau dan masuklah ke surga dengan rahmat-Ku!” Dan berkata kepada ahli ibadah: “Bawalah ia ke dalam neraka!” (HR. Ahmad dan Abu Dawud, Syaikh Al-Albani dalam Shahih Jami’ ash-Shaghir)

Hendaknya kita jangan menyucikan diri sendiri, mengangap hebat. Karena ini semua hanyalah anugrah saja dari Allah.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, “Maka janganlah kamu menganggap dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui siapa orang yang bertakwa.” (QS. An-Najm: 32)

Semoga ilmu yang kita miliki membuat kita jauh dari sifat sombong, dan bukannya kita berpenyakit sombong karena ilmu yang dimiliki.

Jumat, 25 Maret 2016

RAJIN BERIBADAH TAPI MASUK NERAKA

RAJIN BERIBADAH TAPI MASUK NERAKA

Bagaimana mungkin orang yang rajin Sholat. Bukan cuma sholat Wajib dan sholat sunat rawatib. Tapi juga sholat Duha, Sholat Tahajjud, Sholat Safar, dsb. Rajin puasa. Bukan cuma Ramadhan, tapi Syawal, puasa tengah bulan, Senin-Kamis, bahkan Puasa Daud (sehari puasa sehari buka). Kemudian rajin bayar zakat dan sedekah.

Tapi di hari kiamat, ternyata pahalanya diambil Allah dan diberikan kepada orang2 yang dia zalimi. Orang2 yang dia katai. Orang2 yang dia hina. Dia pukul. Bahkan bunuh.

Saat pahalanya habis dan dosanya masih banyak karena dia menghina orang setiap hari. Memfitnah orang setiap hari, dsb, maka dosa orang2 yang dia zalimi ditimpakan ke dia.

Akhirnya meski amal ibadahnya banyak, bukannya masuk surga, malah masuk neraka. Mudah2an kita terhindar dari hal seperti itu.

أتَدْرُونَ ما المُفْلِسُ ؟ قالوا : المفْلسُ فينا من لا درهم له ولا متاع. قال : إن المفْلسَ مَنْ يأتي يوم القيامة بصلاة وصيام وزكاة ، ويأتي قد شَتَمَ هذا ، وقذفَ هذا ، وأكل مال هذا ، وسفك دم هذا ، وضرب هذا ، فيُعطَى هذا من حسناته ، وهذا من حسناته ، فإن فَنيَتْ حَسَناتُهُ قبل أن يُقْضى ما عليه ، أُخِذَ من خطايهم فطُرِحَتْ عليه ، ثم يُطْرَحُ في النار
Tahukah kamu siapa orang yang bangkrut? Para sahabat menjawab, “Allah dan rasulNya lebih mengetahui.” Nabi Saw lalu berkata, ” Sesungguhnya orang yang bangkrut dari umatku ialah (orang) yang datang pada hari kiamat dengan membawa amalan puasa, shalat dan zakat, tetapi dia pernah mencaci-maki orang ini dan menuduh orang itu berbuat zina. Dia pernah memakan harta orang itu lalu dia menanti orang ini menuntut dan mengambil pahalanya (sebagai tebusan) dan orang itu mengambil pula pahalanya. Bila pahala-pahalanya habis sebelum selesai tuntutan dan ganti tebusan atas dosa-dosanya maka dosa orang-orang yang menuntut itu diletakkan di atas bahunya lalu dia dihempaskan ke api neraka.” (HR. Muslim)

Alangkah baiknya orang-orang yang sibuk meneliti aib diri mereka sendiri dengan tidak mengurusi (membicarakan) aib-aib orang lain. (HR. Ad-Dailami)

Jangankan menzalimi orang. Sekedar ghibah/membicarakan aib/keburukan orang saja meski benar, dosanya seperti memakan mayat saudaranya sendiri:

“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.” [Al Hujuraat 12]

Di satu hadits seorang sahabat berkata, “Tapi ini benar ya Rasul”

Kata Nabi, “Kalau benar, itu namanya Ghibah/Menggunjing. Kalau tidak benar, namanya FITNAH. Dosanya lebih besar lagi”.

Jangankan Ghibah atau ngomongin orang. Sekedar Zhon/Menduga saja sudah dosa:

Berhati-hatilah terhadap buruk sangka. Sesungguhnya buruk sangka adalah ucapan yang paling bodoh. (HR. Bukhari)

Orang yang paling dibenci Allah ialah yang bermusuh-musuhan dengan keji dan kejam. (HR. Bukhari)

Sesungguhnya Allah membenci orang yang keji, yang berkata kotor dan membenci orang yang meminta-minta dengan memaksa. (AR. Ath-Thahawi)

Barangsiapa mengintai-ngintai (menyelidiki) keburukan saudaranya semuslim maka Allah akan mengintai-intai keburukannya. Barangsiapa diintai keburukannya oleh Allah maka Allah akan mengungkitnya (membongkarnya) walaupun dia melakukan itu di dalam rumahnya. (HR. Ahmad)

Sesungguhnya bila kamu mengintai-intai keburukan orang maka kamu telah merusak mereka atau hampir merusak mereka. (HR. Ahmad)

Kelak akan menimpa umatku penyakit umat-umat terdahulu yaitu penyakit sombong, kufur nikmat dan lupa daratan dalam memperoleh kenikmatan. Mereka berlomba mengumpulkan harta dan bermegah-megahan dengan harta. Mereka terjerumus dalam jurang kesenangan dunia, saling bermusuhan dan saling iri, dengki, dan dendam sehingga mereka melakukan kezaliman (melampaui batas). (HR. Al Hakim)

“Kebanyakan hal yang memasukkan manusia ke dalam surga adalah taqwa kepada Allah dan ahlak yang baik, dan kebanyakan hal yang memasukkan manusia ke dalam neraka adalah mulut dan kemaluan”. [HR Tirmidzi].

“Orang yang menutupi aib orang lain di dunia, niscaya Allah akan menutup aibnya kelak di hari kiamat.” [HR Muslim].

Rasulullah SAW bersabda: “Sibuk mencari keburukan atau aib orang lain adalah salah satu dari 6 perkara yang bisa merusak amal kebaikan, 5 perkara lainnya adalah keras hati, terlalu cinta dunia, sedikit mempunyai rasa malu, panjang khayalan dan kedzaliman yang tidak pernah berhenti”. [HR Ad-Dailami].

“Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang mudah bersumpah lagi hina. Yang banyak mencela, serta penyebar fitnah”. [Al Qalam (68): 10-11].

Rasulullah SAW bersabda: “Tidak akan masuk surga orang yang suka menghambur fitnah. [HR Hudzaifah].

Jadi ada baiknya kita tidak terlalu mengurusi amal ibadah orang lain. Tapi fokus pada diri kita. Dakwah dilakukan dengan cara yang baik dan hikmah. Jangan sampai lidah kita penuh dengan berbagai kata keji saat berdakwah......




Silahkan KLIK&SHARE jika dirasa bermanfaat.....

Rabu, 23 Maret 2016

HARI PERTAMA PDH KEMEJA PUTIH DI SIDRAP

HARI PERTAMA PDH KEMEJA PUTIH DI SIDRAP
*DARI MIRIP SALES SAMPAI JOKOWI


 

Rabu, 16 Maret 2016 menjadi hari pertama pegawai lingkup Pemkab Sidenreng Rappang mengenakan Pakaian Dinas Harian (PDH) kemeja putih. PNS maupun non PNS, terlihat berpakaian kemeja putih dipadu bawahan warna gelap hari itu.

Sebenarnya Surat Edaran Bupati Sidrap Nomor 061/35/Org yang mengatur penggunaan kemeja putih berlaku sejak 7 Maret 2016 lalu. Namun Rabu pertama sejak aturan ditetapkan, 9 Maret 2016, bertepatan libur Hari Raya Nyepi.

Terpantau di Kantor Bupati, berbagai komentar bernada gurauan terlontar di hari pertama itu. Ada yang mengatakan mirip sales, CPNS prajabatan, mahasiswa ujian meja, karyawan bank, perawat atau polisi reserse. Bahkan pegawai yang mengenakan kemeja lengan panjang dan digulung setengah lengan dipanggil Presiden Jokowi oleh rekannya.

Sementara itu model kemeja mereka pun cukup beragam. Selain lengan panjang dan lengan pendek, ada kemeja dengan dua kantong ada yang cuma satu. Ada yang menggunakan lidah tempat pangkat di bahu ada yang tidak, serta ada kemeja yang dihiasi bis berwarna di tepi lengan baju. Ada juga kemeja yang ada tulisannya.

Menanggapi keragaman tersebut, Kabag Organisasi Setda Sidrap, Mahmud mengatakan, gambar model PDH kemeja putih telah terlampir di Surat Edaran Bupati. Dijelaskannya, gambar tersebut merujuk Permendagri No 6 tahun 2016 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Mendagri Nomor 60 Tahun 2007 tentang Pakaian Dinas Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Departemen Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah.

"Warnanya putih polos, tidak ada lidah tempat pangkat dan kantongnya cuma satu. Dan ingat tetap dilengkapi lencana Korpri, papan nama, tanda pengenal, pin phinisi dan tanda jabatan,"jelas Mahmud.
Terkait lengan panjang dan lengan pendek, diungkap Mahmud ada aturan tersendiri. Dipaparkannya, lengan panjang dan pendek dapat digunakan untuk Pejabat Tinggi Madya dan Pejabat Tinggi Pratama, sementara lengan pendek digunakan untuk Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas serta Pejabat Fungsional.

"Kesimpulannya lengan panjang digunakan eselon dua, sementara eselon tiga ke bawah pakai lengan pendek. Kecuali perempuan yang berjilbab tentu saja pakai kemeja lengan panjang,"terangnya.
Mengenai pemakaian kemeja di luar atau di dalam celana/rok, diuraikan mantan Kabag Humas Setda Sidrap itu tergantung model ujung bawah kemejanya. "Kalau potongannya lurus ditaruh diluar, tapi kalau yang potongannya melengkung di bagian samping atau di belakang itu dimasukkan,"katanya.
"Diharapkan pekan depan pemakaian PDH kemeja putih ini lebih seragam lagi,"kunci Mahmud.

 

Late Post
Sumber : Tenteng Camera

Senin, 21 Maret 2016

RAHASIA DUNIA DAPUR

16 Rahasia Seputar Dunia Dapur yang Jarang Diketahui Orang

Kamu yang suka beraktifitas di dapur harus tau ini. Tips dan trik berikut akan sangat membantu aktifitas dapur:

1. Agar telur rebus tidak susah dikupas, jangan lupa celupkan kedalam air es saat telur tersebut baru matang/masih panas

2. Agar cabe tidak meletup-letup ketika digoreng, jangan lupa tusuk atau lukai sedikit cabe tersebut dengan pisau sebelum digoreng

3. Saat mencuci kangkung, arnong/selada air atau genjer serta tanaman air lainnya jangan lupa dibilasan pertama bubuhkan sesendok garam lalu diamkan sejenak agar binatang-binatan kecil yang mungkin hidup di batang dan daunnya mati . Keong kecil, ulat dan cacing air biasanya suka menempel disana. ( brokoli dan kembang kol juga sering ada ulatnya jadi jangan lupa pula gunakan cara ini)

4. Agar tahu awet ketika disimpan, cuci bersih dengan air, kemudian siram dengan air panas, setelah itu lap dengan tisu dapur, simpan didalam tutup rapat, kemudian letakkan didalam kulkas insya Allah bisa tahan 1minggu

5. Untuk mengetahui telur busuk atau tidak bisa gunakan tes apung air, jika mengapung diatas air tandanya telur busuk

6. Ketika akan mengocok telur untuk berbagai macam kue, pastikan telur dalam keadaan suhu ruang bukan dingin karena baru keluar dari kulkas. Jika dikocok dalam keadaan dingin bisa membuat adonan tidak ngembang

7. Jika menyimpan sayuran di dalam kulkas, jangan pakai keresek tapi gunakan koran dan majalah bekas, sebab ini bisa mencegah air embun sayuran menggenang yang bisa mengakibatkan sayur cepat busuk

8. Untuk menetralisir bau dalam kulkas belah kentang dan letakkan di rak kulkas, kentang bisa menghilangkan bau tak sedap dalam kulkas

9. Agar ikan tidak lengket dipenggorengan ketika digoreng, gunakan wajan yang khusus untuk menggoreng, jangan sekali-kali menggoreng ikan diwajan yang pernah atau sering dipakai untuk menumis, sebab sudah pasti ikan goreng akan lengket dan hancur ketika dibalik, bisa juga olesi sedikit garam ke wajan sebelum dituangi minyak

10. Untuk menghilangkan rasa panas ditangan akibat terlalu lama berkontak dengan cabe atau sambel, bisa dengan cara cuci bersih tangan dengan sabun sampai 2 atau 3 kali, kemudian lap dan masukkan tangan kedalam beras, benam dan remas-remas beras sebentar, dijamin rasa panas ditangan akan hilang

11. Agar mata tidak pedih ketika mengiris bawang merah, letakkan wadah berisi garam disamping talenan, cara ini ampuh menghindarkan rasa pedih di mata.

12. Agar beras tidak dikunjungi kutu beras, letakkan sebungkus plastik yang berisi beberapa sendok kopi bubuk, kemudian beri sedikit lubang plastiknya.. kutu beras tidak suka aroma kopi jadi insya Allah dia tidak akan berani datang ke beras

13. Jika peralatan masak kusam akibat noda dari bumbu yang berwarna seperti kunyit, atau panci yang terlalu sering dibuat merebus air jadi kekuningan, ambil sesendok baking soda beri sedikit air gosok-gosok ke panci. Diamkan sebentar, lalu bilas, jika masih ada noda bisa diulang lagi

14. Agar kembang pepaya, daun pepaya dan pare tidak terlalu pahit ketika dimasak, baiknya sebelum ditumis rebus sebentar di air rebusan daun jambu biji .. (caranya, rebus air, ambil beberapa lembar daun jambu biji, tunggu hingga mendidih, masukkan daun jambu, tunggu 5menit, masukkan kembang/daun pepaya/pare) diamkan sebentar matikan api.. baru setelah itu tiriskan dan siap untuk dimasak sesuai selera.. (kalo daun pepayanya untuk kulupan, bisa direbus hingga matang bersama daun jambu)

15. Agar tempe tidak mudah busuk, jangan simpan didekat garam

16. Jika menyimpan daging di freezer, pastikan daging tidak keluar masuk freezer berualangkali karena hal ini bisa membuat bakteri berkembangbiak, jadi potong-potong dulu dagingnya sesuai dengan perkiraan kebutuhan per tiapkali masak dan simpan di plastik kecil-kecil secara terpisah sehingga ketika akan mengambil, bisa ambil seperlunya saja..

Semoga bermanfaat!
Jangan lupa share

Sabtu, 19 Maret 2016

Ibu, Penjual Tempe

#MOTIVASI_HIDUP

Ada seorang hamba Tuhan (yang berasal dari Surabaya), yang menceritakan kejadian seorang ibu penjual tempe. Peristiwanya terjadi di sebuah desa di Jawa.

Pada suatu hari, seperti biasanya, pada saat ia akan pergi ke pasar untuk menjual tempenya, ternyata pagi itu, tempe yang terbuat dari kacang kedele itu masih belum jadi tempe alias masih setengah jadi. Ibu ini sangat sedih hatinya. Sebab jika dalam suasana hatinya yang sedih, si ibu yang memang aktif beribadah teringat akan firman Tuhan yang menyatakan bahwa Tuhan dapat melakukan perkara-perkara ajaib, bahwa bagi Tuhan tiada yang mustahil. Lalu iapun mengangkat kedua tangannya berdoa diantara beberapa batangan kedele yang masih dibungkus dengan daun pisang tersebut.

Tuhan, aku mohon kepadaMu agar kedele ini menjadi tempe, Amin. Demikian doa singkat si Ibu yang dipanjatkannya dengan sepenuh hatinya. Ia yakin dan percaya pasti Tuhan menjawab doanya. Lalu, dengan tenang ia menekan-nekan dengan ujung jarinya bungkusan bakal tempe tersebut. Dengan hati yang deg-deg-an ia Si Ibu tidak kecewa. Ia berpikir bahwa mungkin doanya kurang jelas didengar Tuhan. Lalu kembali ia mengangkat kedua tangannya berdoa diantara beberapa batangan kedele tersebut. “Tuhan, aku tahu bahwa bagiMu tiada yang mustahil. Tolonglah aku supaya hari ini aku bisa berdagang tempe karena itulah mata pencaharianku Aku mohon Tuhan jadilah ini menjadi tempeDengan berharap iapun kembali membuka sedikit bungkusan tersebut. Lalu apa yang terjadi? Dengan kaget ia melihat bahwa kacang kedele tersebut?????..

tempe tersebut masih tetap begitu!, Sementara hari semakin siang dimana pasar tentunya akan semakin ramai. Si ibu dengan tidak merasa kecewa atas doanya yang belum terkabul, merasa bahwa bagaimanapun sebagai langkah iman ia akan tetap pergi ke pasar membawa keranjang berisi barang dagangannya itu. Ia berpikir mungkin mujijat Tuhan akan terjadi di tengah perjalanan ia pergi ke pasar. Lalu iapun bersiap-siap untuk berangkat ke pasar.

Semua keperluannya untuk berjualan tempe seperti biasanya sudah disiapkannya. Sebelum beranjak dari rumahnya, ia sempatkan untuk mengangkat kedua tangannya untuk berdoa. “Tuhan, aku percaya, Engkau akan mengabulkan doaku. Sementara aku berjalan menuju pasar, Engkau akan mengadakan Mujijat buatku, Amin”. Lalu ia pun berangkat. Di sepanjang perjalanan ia tidak lupa membaca doa dalam hati.

Tidak lama kemudian sampailah ia di pasar. Dan seperti biasanya ia mengambil tempat untuk menggelar barang dagangannya. Ia yakin bahwa tempenya sekarang pasti sudah jadi. Lalu iapun membuka keranjangnya dan pelan-pelan menekan-nekan dengan jarinya bungkusan tiap bungkusan yang ada.

Perlahan ia membuka sedikit daun pembungkusnya dan melihat isinya. Apa yang terjadi? Ternyata saudara - saudara ??? tempenya benar-benar??????? belum jadi!

Si Ibu menelan ludahnya. Ia tarik napas dalam-dalam. Ia mulai kecewa pada Tuhan karena doanya tidak dikabulkan. Ia merasa Tuhan tidak adil.

Tuhan tidak kasihan kepadanya. Ia hidup hanya mengandalkan hasil menjual tempe saja. Selanjutnya, ia hanya duduk saja tanpa menggelar dagangannya karena ia tahu bahwa mana ada orang mau membeli tempe yang masih setengah jadi.

Sementara hari semakin siang dan pasar sudah mulai sepi dengan pembeli. Ia melihat dagangan teman-temannya sesama penjual tempe yang Tempenya sudah hampir habis. Rata-rata tinggal sedikit lagi tersisa.

Si ibu tertunduk lesu. Ia seperti tidak sanggup menghadapi kenyataan hidupnya hari itu. Ia hanya bisa termenung dengan rasa kecewa yang dalam. Yang ia tahu bahwa hari itu ia tidak akan mengantongi uang sepeserpun.

Tiba-tiba ia dikejutkan dengan sapaan seorang wanita. “Bu…?..! Maaf ya…, saya mau tanya. Apakah ibu menjual tempe yang belum jadi??”. Soalnya dari tadi saya sudah keliling pasar mencarinya. Seketika si ibu tadi terperangah. Ia kaget.
Sebelum ia menjawab sapaan wanita di depannya itu, dalam hati cepat-cepat ia berdoa “Tuhan?.saat ini aku tidak butuh tempe lagi. Aku tidak butuh lagi. Biarlah daganganku ini tetap seperti semula,Amin”.

Tapi kemudian, ia tidak berani menjawab wanita itu. Ia berpikir jangan-jangan selagi ia duduk-duduk termenung tadi, tempenya sudah jadi. Jadi ia sendiri saat itu dalam posisi ragu-ragu untuk menjawab ya kepada wanita itu. “Bagaimana nih ?” ia pikir. “Kalau aku katakan iya, jangan-jangan tempenya sudah jadi. Siapa tahu tadi sudah terjadi mujijat Tuhan?” Ia kembali berdoa dalam hatinya, “Ya, Tuhan, biarlah tempeku ini tidak usah jadi tempe lagi. Sudah ada orang yang kelihatannya mau beli. Tuhan tolonglah aku kali ini. Tuhan dengarkanlah doaku ini..” ujarnya berkali-kali.

Lalu, sebelum ia menjawab wanita itu, ia pun membuka sedikit daun penutupnya. Lalu??apa yang dilihatnya Saudara-Saudara….???..? Ternyata…. memang benar tempenya belum jadi Ia bersorak senang dalam hatinya. “Alhamdulillah”, katanya.

Singkat cerita wanita tersebut memborong semua dagangan si ibu itu. Sebelum wanita itu pergi, ia penasaran kenapa ada orang yang mau beli tempe yang belum jadi. Ia bertanya kepada si wanita.

Dan wanita itu mengatakan bahwa anaknya di Yogya mau tempe yang berasal dari desa itu. Berhubung tempenya akan dikirim ke Yogya jadi ia harus membeli tempe yang belum jadi, supaya agar setibanya disana, tempenya sudah jadi. Kalau Apa yang bisa kita simpulkan dari kejadian ini ?

Pertama : Kita sering memaksakan kehendak kita kepada Tuhan pada waktu kita berdoa padahal sebenarnya Tuhan lebih mengetahui apa yang kita perlukan.

Kedua : Tuhan menolong kita dengan caraNya yang sama sekali di luar perkiraan kita sebelumnya.

Ketiga : Tiada yang mustahil bagi Tuhan

Keempat: Percayalah bahwa Tuhan akan menjawab doa kita sesuai dengan rancanganNya.




Silahkan KLIK&SHARE jika dirasa bermanfaat.....

Kamis, 17 Maret 2016

Jangan nilai Buku hanya dari sampulnya saja !


apa yang kita lihat ..
tidak selalu sama persis seperti yang kita lihat :)

ada pepatah bilang " jangan nilai buku dari sampulnya ^_^ "

setuju ??.........................

Selasa, 15 Maret 2016

PENUNGGU BUS BERDARAH


PENUNGGU BIS BERDARAH

Adi sedang dalam perjalanan ke Jakarta dengan bis malam. Seorang kakek tua naik & mnawarkan buku2 pd pnumpang.

"Bukunya nak? ada mcm2 nih. Buku silat, cinta2an, agama,dll",
Ujar si kakek.

Adi yg sdg tdk bisa tdr pun tertarik.
"Ada buku horor ga kek?"
"Oh suka cerita horor ya? Kebetulan sisa satu, pas lg ceritanya. Ttg bis yg ditinggali byk arwah pnasaran.
Judulnya 'PENUNGGU BIS BERDARAH"
serem bgt pokoknya."
"Boleh jg tuh brp harganya?"
"Rp95.000, nak"
"Wow, mahal bgt, kek".
"Ya namanya jg buku Best seller.
Smua yg baca buku ini kbrnya syok loh wkt baca endingnya",
si kakek promosi ala salesman.
Adi pun mengalah.

Entah knp, pd saat ia serahkan uang tersebut ke kakek,
tiba2 petir menggelegar.
Angin mulai bertiup kencang.
Si kakek turun dr bis, namun tiba2 berhenti & menolehkan wajahnya pelan2 ke Adi.

"Nak", ujarnya lirih,
"Apa pun yg terjadi, harap jgn buka halaman terakhir.
Ingat, apapun yg terjadi.
Kalau tdk nanti kamu akan menyesal & saya tdk mau bertanggung jwb".

Jantung Adi berdegup kencang.
Saking takutnya, ia sampai tdk mampu menganggukkan kepala hingga si kakek turun dr bis & menghilang ditelan kegelapan.

Pd saat tengah mlm, Adi selesai membaca slrh buku tersebut.
Kecuali halaman terakhir.
Dan memang benar spt yg dikatakan si kakek, buku itu bnr2 menegangkan & menyeramkan.
Bis melaju kencang, hujan turun deras.
Kilat menyambar bergantian,
terdengar suara guruh menggelegar. Adi melihat sekeliling
& trnyt smua penumpang sdh terlelap. Bulu kuduknya merinding.
"Baca halaman terakhirnya ga ya?", pikir Adi bimbang.

Antara pnasaran & rasa takut berbaur jd satu.
Di luar mlm tampak makin gelap.
"Ah sdhlah, sekalian aja. Nanggung!"
Dgn tangan gemetar ia pun membuka
Halamman terakhir buku tersebut secara perlahan.
Dan akhirnya tampak lembaran kosong
dgn sepotong tulisan di bagian pojok kanan atas.
Sambil menelan ludah, Adi membaca huruf demi huruf.

dan ternyataaaa ...

PENUNGGU BIS BERDARAH
Terbitan CV. Pustaka Buku
Harga Pas: Rp 9.500,-

menyeramkan bukan? hahahaha *hiburan jangan serius amat*