Orang Pacaran : Hari gini jomblo, Apa kata dunia?
Jomblo Istiqomah : Hari gini pacaran, Apa kata akhirat?
#StopPacaran #Hijrah #IslamNoPacaran #islamkitaindah #cintaislam #jomblomulia #jomblosampaihalal #jombloberkah
"Bermimpilah akan sesuatu dan jadikanlah mimpimu itu kenyataan, sesungguhnya tak akan ada dunia ini jika tak ada yang bermimpi"
Suatu hari, 2 murid menghdp GURU. Mereka bertengkar hebat & nyaris beradu fisik.
Ke dua nya berdebat ttg hitungan 3x7.
Murid pandai mengatakan 21,
Murid bodoh bersikukuh mengatakan 27.
Murid bodoh menantang murid pandai utk meminta GURU sbg Jurinya utk mengetahui siapa yg benar diantara mereka , sambil si bodoh mengatakan : "Jika sy yg benar 3 x 7 = 27 maka engkau hrs mau di cambuk 10 kali oleh GURU, tapi jika kamu yg benar ( 3x7=21 ) maka sy bersedia utk memenggal kepala sy sendiri ha ha ha ....." demikian si bodoh menantang dgn sangat yakin dgn pendapatnya
"Katakan GURU, mana yg benar ?"
tanya murid bodoh
Ternyata GURU memvonis cambuk 10x bagi murid yg pandai (orang yg menjwb 21).
Si murid pandai protes keras!!
GURU menjwb:
"Hukuman ini bkn utk hasil hitunganmu,tp utk KETIDAK ARIFANmu yg mau2nya berdebat dgn org bodoh yg tdk tau kalo 3x7 adalah 21"
Guru melanjutkan : "Lebih baik melihatmu dicambuk & menjadi ARIF drpd GURU hrs melihat 1 nyawa terbuang sia2!"
Pesan Moral,
Jika kita sibuk mmperdebatkan sesuatu yg tak berguna
berarti kita juga sama salahnya atau bahkan lbh salah drpd org yg memulai perdebatan,
sebab dgn sadar kita membuang waktu & energi utk hal yg tdk perlu.
Bukankah kita sering mengalaminya?
Bisa terjadi dgn pasangan hidup, rekan kerja, tetangga/kolega, bahkan anggota Dewan..hehe
Berdebat atau bertengkar utk hal yg tdk ada gunanya,hanya
akan menguras energi percuma.
Ada saatnya kita diam utk menghindari perdebatan atau pertengkaran yg sia2.
Diam bkn berarti kalah, bukan?
Memang tdk mudah,
tapl janganlah sekali2 berdebat dgn org bodoh yg tidak menguasai permasalahan.
"MERUPAKAN SUATU KEARIFAN BAGI ORG YG BISA KONTROL DIRI & HINDARI KEMARAHAN ATAS SUATU KEBODOHAN !!
Seperti Anak Panah,
Dimundurkan Untuk Melesat Ke Depan
Pernahkah kamu mengalami suatu keadaan yang membuat hidupmu seperti ditarik mundur, jauh dari harapan?
Pernahkah kamu melihat orang-orang yang dulunya berapi-api tiba-tiba seperti kehilangan semangat bahkan lenyap dari peredaran?
Pernahkan kamu melihat atau bahkan merasakan bahwa orang-orang yang pernah kau lihat (atau bahkan dirimu sendiri) mengalami kemunduran itu, lalu tiba-tiba melesat cepat ke depan dan meraih banyak hasil?
Kita seperti anak panah di tangan Allah..! Ada masa-masa anak panah itu melesat cepat terlepas dari busurnya menuju sasaran yang dimaksudkan
Ada masanya anak-anak panah itu harus istirahat dalam kantong-Nya. Namun di saat yang diperlukan, anak panah itu akan dipasang dalam busur-Nya ditarik kebelakang.. Sejauh mungkin untuk mencapai suatu sasaran
Semakin jauh tarikannya, semakin jauh pula jarak yang akan ditempuh. Semakin panjang rentang busur menarik ancang-ancang, makin cepat pula anak panah itu melesat
Jadi
Jika kau seperti dalam keadaan yang mundur, bersabarlah : Mungkin Allah tengah meletakkanmu di busur-Nya. Menarikmu jauh-jauh ke belakang, agar di saat kau dilepaskan, kau memiliki daya dorong yang kuat untuk mencapai sasaran. Dan jika kau melihat seorang teman seperti tengah mengalami kemunduran, jangan buru-buru menghakimi dengan mengatakan “Apinya telah padam” atau.. “Jangan-jangan dia ada dosa..”
Jadilah teman yang baik, yang mendampingi di saat temanmu sedang “dimundurkan” karena dengan demikian kau ikut menjaganya agar tidak sampai putus asa dan terkulai
Kamu, aku, dia, mereka, kita… adalah anak-anak panah ditangan Allah..! Hidup untuk mencapai suatu sasaran yang sudah ditetapkan
Tetaplah semangat, tetaplah bersabar, tetaplah tekun dalam kebenaran, dan senantiasa ISTIQOMAH dan tetaplah berdoa memohon kepada Allah, niscaya Allah akan memberi lebih dari yg kita mohon
MENGAPA KITA SERING "CAPEK" DI DUNIA INI?
Beginilah al-Qur’an bertutur, membuat sebuah panduan yang berharga untuk setiap muslim, bahwa apa yang kita tuju menentukan cara kita untuk sampai kepadanya......
(1). URUSAN Berdzikir (Sholat), perintahnya adalah “Berlarilah!”
“Wahai orang yang beriman, apabila kalian diseru untuk menunaikan sholat Jum’at, maka BERLARILAH kalian MENGINGAT Allah dan tinggalkanlah jual beli.” (QS. Al-Jum’ah : 9)
(2). URUSAN Melakukan Kebaikan, perintahnya adalah “Berlombalah!”
“Maka BERLOMBA-LOMBALAH dalam berbuat KEBAIKAN.” (QS. Al-Baqarah : 148)
(3). URUSAN Meraih Ampunan, perintahnya adalah “Bersegeralah!”
“Dan BERSEGERALAH kamu menuju AMPUNAN dari Tuhanmu dan menuju SURGA…” (QS. Ali Imron : 133)
(4). URUSAN Menuju Allah, perintahnya adalah “Berlarilah dengan cepat!”
“Maka BERLARILAH kembali ta’at kepada ALLAH.” (QS. Adz-Dzaariyat : 50)
(5). TAPI... URUSAN Menjemput Rizki (Duniawi), perintahnya HANYALAH “Berjalanlah!”
“Dialah yang menjadikan bumi mudah bagimu, maka BERJALANLAH di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari RIZKI-Nya.” (QS. Al-Mulk : 15)
Semestinya kita memahami, kapan kita perlu BERLARI, atau menambah kecepatan lari kita, atau bahkan CUKUP BERJALAN saja.
Jangan-jangan, selama ini kita merasa lelah, karena MALAH berlari mengejar dunia yang seharusnya CUKUP DENGAN BERJALAN..
Silahkan KLIK&SHARE jika dirasa bermanfaat.....
#LoveIslam
KITA BUKAN SIAPA-SIAPA
Bismillaah....
"Berapa banyak orang yang kusut dan berdebu, memakai pakaian yang lusuh yang tidak mengundang perhatian, namun sekiranya dia bersumpah atas nama Allah, niscaya Allah akan mengabulkannya" (HR. Tirmidzi)
Sahabat…
Tak dipungkiri bahwa seiring dengan berjalannya waktu, paradigma manusia tentang nilai-nilai kehidupanpun juga terus berubah.
Hari ini… Orang baik selalu diidentikkan dengan derma yang dilakukan dengan terang-terangan.
Kesuksesan selalu diukur dengan popularitas.
Kata sukses seolah hanya pantas disematkan pada mereka berulang-ulang kali muncul di tv karena telah melakukan ini dan itu.
Kemasyhuran itupun lantas melahirkan sifat angkuh, bangga diri, merasa bahwa diri telah berbuat banyak dan lebih dari orang lain.
Padahal...siapapun kita, sejujurnya kita bukan siapa-siapa. Apalagi bila kita melihat kenyataan hidup yang ada. Dimana ada berjuta-juta orang baik yang sebelumnya tidak kita kenal, atau mungkin tidak akan pernah kita kenal selamanya telah pergi membawa beragam amal sholeh tanpa seorangpun yang mengenal mereka. Karena memang mereka memilih untuk tidak dikenal.
Di antara mereka ada yang jauh lebih baik dari kita, lebih terhormat, lebih banyak kebajikannnya, lebih luas ilmunya dan juga lebih khusyuk penghambaan serta pengharapannya kepada Allah azza wa jalla.
Mereka selalu dipojokkan penduduk bumi, namun mereka mulia disisi penduduk langit. Meraka mencintai pilihan hidup itu. Sebuah pilihan hidup yang juga dicintai Allah dan rasul-Nya. Rasulullah shallahu alaihi wasallam bersabda:
”Sesungguhnya Allah menyukai orang yang sembunyi-sembunyi, miskin, bertaqwa lagi suka berbuat kebajikan"
Begitulah...
Jika mereka tidak ada, mereka tidak dicari orang. Dan apabila mereka ada mereka tidak dikenali orang. Sebuah pilihan hidup yang sulit ditengah ramainya manusia yang mengejar ke aku annya dengan beragam cara”.
Makna hidup yang mulia ini juga pernah di ajarkan oleh Imam As-Syafi’i rahimahullah dalam ucapannya yang masyhur,
”Aku ingin sekali manusia mengetahui ilmu ini, dan tidak menisbahkannya kepadaku untuk selama-lamanya. Agar aku diberi pahala karenanya dan mereka tidak memujiku”.
Kita perlu memahami dan memaknai lebih dalam tentang arti pentingnya prinsip hidup diatas, agar kita selalu bersungguh-sungguh dalam menata diri dan meningkatkan kebajikan.
Tidak merasa cukup, merasa lebih baik dari orang lain.
Dan agar kita berhenti untuk mengukur kebaikan dengan kacamata diri sendiri"
Sebab esok di pengadilan Allah barulah kita akan tahu, apakah kita benar-benar baik atau tidak.
Semoga bermanfaat...
Bismillahirrahmanirrahim..
Assalamu ‘alaikum Warahmatullahi Wabarokatuhu..
Alkisah...
Sepasang suami istri yang masih muda menempati rumah di sebuah komplek perumahan.
Suatu pagi, sewaktu sarapan, si istri melalui jendela kaca. Ia melihat tetangganya sedang menjemur kain.
"Cuciannya kelihatan kurang bersih ya", kata sang istri.
"Sepertinya dia tidak tahu cara mencuci pakaian dengan benar, Mungkin dia perlu sabun cuci yang lebih bagus."
Suaminya menoleh, tetapi hanya diam dan tidak memberi komentar apapun.
Sejak hari itu setiap tetangganya menjemur pakaian, selalu saja sang istri memberikan komentar yang sama tentang kurang bersihnya si tetangga mencuci pakaiannya.
Seminggu berlalu, sang istri heran melihat pakaian-pakaian yang dijemur tetangganya terlihat cemerlang dan bersih, dan dia berseru kepada suaminya:
"Lihat, sepertinya dia telah belajar bagaimana mencuci dengan benar. Siapa ya kira-kira yang sudah mengajarinya? "
Sang suami berkata, "Ma, papa bangun lebih pagi hari ini dan membersihkan jendela kaca kita."
Dan begitulah kehidupan.
Apa yang kita lihat pada saat menilai orang lain tergantung kepada kejernihan pikiran (jendela) lewat mana kita memandangnya..
Jika HATI kita bersih, maka bersih pula PIKIRAN kita.
Jika PIKIRAN kita bersih, maka bersih pula PERKATAAN kita.
Jika PERKATAAN kita bersih (baik), maka bersih (baik) pula PERBUATAN kita.
Hati, pikiran, perkataan dan perbuatan kita mencerminkan hidup kita.
Maka dari itu, jaga hati, pikiran, perkataan dan perbuatan kita.
صباحكم سعيد وجمعة مباركة إن شاء الله
InsyaAllah Bermanfaat, Aamiin ya Rabbal'alamiin...
BILA SHALAT TERASA BERAT…
.
“Bila shalat terasa berat bagimu, maka ketahuilah bahwa di dalam hatimu ada kemunafikan. Karena
merasa malas untuk menunaikan sholat merupakan sikap orang-orang munafik yang Allah kabarkan
dalam firman-Nya:
.
وإذا قاموا إلى الصلاة قاموا كسالى
.
“…Dan apabila mereka berdiri untuk salat mereka berdiri dengan malas… “ (QS. An Nisa ‘: 142)
.
Namun bila engkau merasa bahwa sholat begitu ringan, hatimupun gembira karenanya maka itu
merupakan tanda bahwa imanmu kokoh”
(Ibnu Utsaimin dalam syarah Shohih Muslim)
.
Catatan:
Sejenak mari kita bertanya pada diri masing-masing, bagaimanakah kedudukan sholat di hati kita..?
.
Apakah kita termasuk orang yang semangat dalam melaksanakan sholat ataukah sebaliknya.? .
Jawaban terhadap dua pertanyaan diatas akan menjadi penentu apakah kita termasuk orang yang
beriman ataukah orang yang munafik.?
.
Sebagai seorang muslim sudah seharusnya kita memberi perhatian yang lebih terhadap sholat, yang
merupakan tiang agama dan sekaligus sebagai penentu baik buruknya amalan kita. Menjaga sholat
berarti menjaga agama.
.
Dalam risalah Ta’dzim As-Shalah (hal:6) Prof. Dr. Abdurrazzak bin Abdul Muhsin Al-Abbad
mengatakan:
“Agama seorang muslim tidak akan kokoh, amalannya tidak akan baik dan seluruh urusannya baik
dunia maupun akhirat akan berantakan sampai ia menegakkan sholat sebagaimana yang diperintahkan.
Yaitu dengan keimanan yang kokoh, penghambaan yang tulus serta mengikuti petunjuk nabi
shallallahu alaihi wa sallam”
.
Wallahu a’lam ...
.
Silahkan di " LIKE & SHARE " Jika dirasa bermanfaat...
Gambaran Umum Kota Palu, Sulawesi Tengah
Kota Palu merupakan ibukota Provinsi Sulawesi Tengah, berada pada kawasan dataran Lembah Palu dan Teluk Palu yang secara astronomis terletak antara 0,360LS – 0,560LS dan 119,450BT – 121,010BT. Batas-batas administrasi Kota Palu adalah sebagai berikut :
– Utara : Kabupaten Donggala;
– Selatan : Kabupaten Sigi;
– Barat : Kabupaten Donggala;
– Timur : Kabupaten Donggala dan Kabupaten Parigi Moutong.
Secara administratif, Kota Palu dibagi dalam 4 (empat) kecamatan dan 43 kelurahan. Kota Palu dengan wilayah seluas 395,06 kilometer persegi. Lebih jelasnya mengenai luas wilayah masing-masing kecamatan di Kota Palu dapat dilihat pada Tabel di bawah.
Luas wilayah Kecamatan-Kecamatan di Kota Palu
No Kecamatan Luas Kecamatan
(km2) Prosentase
1 Palu Barat 57,47 14,55
2 Palu Selatan 61,35 15,53
3 Palu Timur 186,55 47,22
4 Palu Utara 89,69 22,70
Jumlah 395,06 100,00
Sumber: BPS Kota Palu, 2010
Letak Kota Palu berbentuk memanjang dari timur ke barat terdiri dari dataran rendah, dataran bergelombang dan dataran tinggi. Berdasarkan topografinya, wilayah Kota Palu dapat dibagi menjadi 3 zona ketinggian yaitu:
Sebagian kawasan bagian barat sisi timur memanjang dari arah utara ke selatan, bagian timur ke arah utara dan bagian utara sisi barat memanjang dari utara ke selatan merupakan dataran rendah/pantai dengan ketinggian antara 0 – 100 m di atas permukaan laut.
Kawasan bagian barat sisi barat dan selatan, kawasan bagian timur ke arah selatan dan bagian utara ke arah timur dengan ketinggian antara 100 – 500 m di atas permukaan laut.
Kawasan pegunungan dengan ketinggian lebih dari 500 m di atas permukaan laut.
Jumlah dan Kepadatan Penduduk
Hasil Proyeksi SUPAS tahun 2009 menunjukkan bahwa jumlah penduduk Kota Palu mencapai 313.179 jiwa.
Seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk, maka tingkat kepadatan penduduk juga mengalami peningkatan. Kepadatan penduduk Kota Palu keadaan akhir tahun 2009 tercatat 793 jiwa/km2, dengan luas wilayah Kota Palu 395,06 km2.
Bila dilihat penyebaran penduduk pada tingkat kecamatan, Kecamatan Palu Selatan merupakan wilayah dengan kepadatan penduduk tertinggi yaitu 1.7972 jiwa/km, sedangkan Kecamatan Palu Timur merupakan wilayah yang terjarang penduduknya yaitu sebanyak 392 jiwa/km2.
Komposisi Umur Penduduk
Komposisi atau struktur umur penduduk Kota Palu selama tahun 2009 hampir 66,30 persen berada pada kelompok umur 0-34 tahun, hal ini menunjukan bahwa penduduk kota palu berada pada kelompok penduduk usia muda.
Dengan melihat perbandingan jumlah penduduk yang berusia non produktif dengan penduduk usia produktif dapat diketahui besarnya angka ketergantungan pada tahun 2009 yaitu sebesar 0,49, artinya bahwa setiap 100 orang penduduk usia produktif (15-64 tahun) menanggung sebanyak kurang lebih 49 orang penduduk usia tidak produktif (0-14) tahun dan 65 tahun ke atas.
Tenaga Kerja
Sebagai konsekuensi dari pertambahan jumlah penduduk adalah bertambahnya jumlah penduduk yang masuk ke dalam angkatan kerja. Pertambahan penduduk yang tidak seimbang dengan pertambahan penyediaan lapangan kerja berakibat pada timbulnya pengangguran.
Pencari kerja yang terdaftar tahun 2009 sebanyak 5.942 orang, sementara itu lowongan/kesempatan kerja hanya membutuhkan 3.492 orang. Berdasarkan tingkat pendidikan, pencari kerja terbanyak adalah mereka yang berpendidikan SMU/SMK, diikuti yang berpendidikan sarjana dan pasca sarjana.
Pada tahun 2009 jumlah lowongan yang terdaftar menurut sekor ekonomi yang terbesar yaitu pada sektor jasa kemasyarakatan, sosial dan perorangan sebesar 1.925 orang, diikuti sektor keuangan dan asuransi, usaha persewaan bangunan dan jasa perusahaan sebesar 809 orang, sector angkutan, pergudangan dan komunikasi 299 orang.
Pendapatan Regional
Keadaan perekonomian Kota Palu dalam kurun waktu empat tahun terakhir (periode 2006 – 2009), menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan ditandai dengan tingginya angka pertumbuhan ekonomi yaitu 7,59 persen dengan total PDRB atas dasar harga berlaku saat ini sebesar 5.332.677 juta rupiah. Indikator ini memperlihatkan bahwa serangkaian kebijakan mendasar yang telah digariskan oleh pemerintah untuk meningkatkan kinerja sektor-sektor ekonomi telah menunjukkan hasil yang signifikan dalam pembangunan di Kota Palu.
Pertumbuhan ekonomi terus mengalami peningkatan hingga mencapai 7,23 persen pada tahun 2008 dan tercatat sebesar 7,59 persen pada tahun 2009. Berdasarkan distribusi PDRB atas dasar harga berlaku tahun 2009 menunjukkan terdapat 3 (tiga) sektor ekonomi yang mempunyai peran terbesar dalam pembentukan PDRB Kota Palu yaitu sektor jasa dengan kontribusi sebesar 28,87 persen, sektor perdagangan, hotel dan restoran sebesar 13,85 persen, dan sektor industri pengolahan sebesar 12,61 persen.
Perkembangan PDRB perkapita atas dasar harga berlaku tahun 2009 mencapai Rp. 17.027.570 sedangkan berdasarkan harga konstan 2000 mencapai Rp. 8.130.505.
Gambaran Umum Kota Palu, Sulawesi Tengah
Kota Palu merupakan ibukota Provinsi Sulawesi Tengah, berada pada kawasan dataran Lembah Palu dan Teluk Palu yang secara astronomis terletak antara 0,360LS – 0,560LS dan 119,450BT – 121,010BT. Batas-batas administrasi Kota Palu adalah sebagai berikut :
– Utara : Kabupaten Donggala;
– Selatan : Kabupaten Sigi;
– Barat : Kabupaten Donggala;
– Timur : Kabupaten Donggala dan Kabupaten Parigi Moutong.
Secara administratif, Kota Palu dibagi dalam 4 (empat) kecamatan dan 43 kelurahan. Kota Palu dengan wilayah seluas 395,06 kilometer persegi. Lebih jelasnya mengenai luas wilayah masing-masing kecamatan di Kota Palu dapat dilihat pada Tabel di bawah.
Luas wilayah Kecamatan-Kecamatan di Kota Palu
No Kecamatan Luas Kecamatan
(km2) Prosentase
1 Palu Barat 57,47 14,55
2 Palu Selatan 61,35 15,53
3 Palu Timur 186,55 47,22
4 Palu Utara 89,69 22,70
Jumlah 395,06 100,00
Sumber: BPS Kota Palu, 2010
Letak Kota Palu berbentuk memanjang dari timur ke barat terdiri dari dataran rendah, dataran bergelombang dan dataran tinggi. Berdasarkan topografinya, wilayah Kota Palu dapat dibagi menjadi 3 zona ketinggian yaitu:
Sebagian kawasan bagian barat sisi timur memanjang dari arah utara ke selatan, bagian timur ke arah utara dan bagian utara sisi barat memanjang dari utara ke selatan merupakan dataran rendah/pantai dengan ketinggian antara 0 – 100 m di atas permukaan laut.
Kawasan bagian barat sisi barat dan selatan, kawasan bagian timur ke arah selatan dan bagian utara ke arah timur dengan ketinggian antara 100 – 500 m di atas permukaan laut.
Kawasan pegunungan dengan ketinggian lebih dari 500 m di atas permukaan laut.
Jumlah dan Kepadatan Penduduk
Hasil Proyeksi SUPAS tahun 2009 menunjukkan bahwa jumlah penduduk Kota Palu mencapai 313.179 jiwa.
Seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk, maka tingkat kepadatan penduduk juga mengalami peningkatan. Kepadatan penduduk Kota Palu keadaan akhir tahun 2009 tercatat 793 jiwa/km2, dengan luas wilayah Kota Palu 395,06 km2.
Bila dilihat penyebaran penduduk pada tingkat kecamatan, Kecamatan Palu Selatan merupakan wilayah dengan kepadatan penduduk tertinggi yaitu 1.7972 jiwa/km, sedangkan Kecamatan Palu Timur merupakan wilayah yang terjarang penduduknya yaitu sebanyak 392 jiwa/km2.
Komposisi Umur Penduduk
Komposisi atau struktur umur penduduk Kota Palu selama tahun 2009 hampir 66,30 persen berada pada kelompok umur 0-34 tahun, hal ini menunjukan bahwa penduduk kota palu berada pada kelompok penduduk usia muda.
Dengan melihat perbandingan jumlah penduduk yang berusia non produktif dengan penduduk usia produktif dapat diketahui besarnya angka ketergantungan pada tahun 2009 yaitu sebesar 0,49, artinya bahwa setiap 100 orang penduduk usia produktif (15-64 tahun) menanggung sebanyak kurang lebih 49 orang penduduk usia tidak produktif (0-14) tahun dan 65 tahun ke atas.
Tenaga Kerja
Sebagai konsekuensi dari pertambahan jumlah penduduk adalah bertambahnya jumlah penduduk yang masuk ke dalam angkatan kerja. Pertambahan penduduk yang tidak seimbang dengan pertambahan penyediaan lapangan kerja berakibat pada timbulnya pengangguran.
Pencari kerja yang terdaftar tahun 2009 sebanyak 5.942 orang, sementara itu lowongan/kesempatan kerja hanya membutuhkan 3.492 orang. Berdasarkan tingkat pendidikan, pencari kerja terbanyak adalah mereka yang berpendidikan SMU/SMK, diikuti yang berpendidikan sarjana dan pasca sarjana.
Pada tahun 2009 jumlah lowongan yang terdaftar menurut sekor ekonomi yang terbesar yaitu pada sektor jasa kemasyarakatan, sosial dan perorangan sebesar 1.925 orang, diikuti sektor keuangan dan asuransi, usaha persewaan bangunan dan jasa perusahaan sebesar 809 orang, sector angkutan, pergudangan dan komunikasi 299 orang.
Pendapatan Regional
Keadaan perekonomian Kota Palu dalam kurun waktu empat tahun terakhir (periode 2006 – 2009), menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan ditandai dengan tingginya angka pertumbuhan ekonomi yaitu 7,59 persen dengan total PDRB atas dasar harga berlaku saat ini sebesar 5.332.677 juta rupiah. Indikator ini memperlihatkan bahwa serangkaian kebijakan mendasar yang telah digariskan oleh pemerintah untuk meningkatkan kinerja sektor-sektor ekonomi telah menunjukkan hasil yang signifikan dalam pembangunan di Kota Palu.
Pertumbuhan ekonomi terus mengalami peningkatan hingga mencapai 7,23 persen pada tahun 2008 dan tercatat sebesar 7,59 persen pada tahun 2009. Berdasarkan distribusi PDRB atas dasar harga berlaku tahun 2009 menunjukkan terdapat 3 (tiga) sektor ekonomi yang mempunyai peran terbesar dalam pembentukan PDRB Kota Palu yaitu sektor jasa dengan kontribusi sebesar 28,87 persen, sektor perdagangan, hotel dan restoran sebesar 13,85 persen, dan sektor industri pengolahan sebesar 12,61 persen.
Perkembangan PDRB perkapita atas dasar harga berlaku tahun 2009 mencapai Rp. 17.027.570 sedangkan berdasarkan harga konstan 2000 mencapai Rp. 8.130.505.
Inspirasi - Ketika Bob Sadino dikira tukang sampah di gedung kantor miliknya
Ini merupakan kisah nyata yang dialami Bob Sadino yang dikira tukang sampah oleh seorang wanita yang sedang duduk-duduk di taman pribadi yang terletak di gedung perkantoran miliknya.
Kita semua tau bahwa Bob Sadino adalah orang yang berpenampilan sangat sederhana dan terkenal dengan ciri khasnya yang selalu mengenakan kemeja lengan pendek dan celana pendek, bahkan ketika bertemu dengan presiden maupun pejabat negara sekalipun.
Berikut ini kisah nyata Bob Sadino yang sangat menginspirasi.
Kisahnya
Suatu pagi, terlihat seorang wanita berpenampilan menarik berusia 40an membawa anaknya memasuki area perkantoran sebuah perusahaan terkenal.
Karena masih sepi, mereka pun duduk di taman samping gedung untuk sarapan sambil menikmati hamparan hijau nan asri.
Selesai makan, si wanita membuang sembarangan tisu bekas pakai.
Tidak jauh dari situ, ada seorang kakek tua berpakaian sederhana memegang gunting untuk memotong ranting. Si kakek itu menghampiri dan memungut sampah tisu itu, membuangnya ke tempat sampah.
Beberapa waktu kemudian, kembali wanita itu membuang lagi tanpa rasa sungkan, kakek itu pun dengan sabar memungut dan membuangnya ke tempat sampah.
Sambil menunjuk ke arah sang kakek, si wanita itu lantang berkata ke anaknya,”Nak, kamu lihat kan, jika tidak sekolah dengan benar, nanti masa depan kamu cuma seperti kakek itu, kerjanya mungutin dan buang sampah! Kotor, kasar, dan rendah seperti dia, Jelas, ya?”
Si kakek meletakkan gunting dan menyapa ke wanita itu, “Permisi, ini taman pribadi, bagaimana Anda bisa masuk kesini ?” Wanita itu dengan sombong menjawab, “Aku adalah calon manager yang dipanggil oleh perusahaan ini.”
Gedung kantoran mewah di Jakarta
Di waktu yang bersamaan, seorang pria dengan sangat sopan dan hormat menghampiri sambil berkata, ”Pak Presdir, hanya mau mengingatkan saja, rapat sebentar lagi akan segera dimulai.”
Sang kakek mengangguk, lalu sambil mengarahkan matanya ke wanita itu, dia berkata tegas, “Manager, tolong untuk wanita ini, saya usulkan tidak cocok untuk mengisi posisi apa pun di perusahaan ini.”
Sambil melirik ke arah si wanita, si manager menjawab cepat, “Baik Pak Presdir, kami segera atur sesuai perintah Bapak.”
Setelah itu, sambil berjongkok, sang kakek mengulurkan tangan membelai kepala si anak, “Nak, di dunia ini, yang penting adalah belajar untuk menghormati orang lain, siapa pun dia, entah direktur atau tukang sampah".
Si Wanita tertunduk malu, tanpa berani memandang si kakek. Kakek itu adalah Bob Sadino, yang kedudukannya adalah Presiden Direktur di perusahaan tersebut.
Pelajaran penting dari cerita ini
Hargailah setiap orang yang anda temui, walaupun penampilan mereka biasa-biasa saja. Penampilan seseorang belum tentu (bahkan seringkali) menggambarkan kedudukan sosialnya.
Jangan pernah menghina orang yang kondisi keuangannya di bawah anda, karena suatu saat orang tersebut bisa saja berada di atas anda. Setiap orang layak untuk dihargai, terlepas dari kedudukan, suku, agama dan kondisi keuangannya.
Semoga postingan ini bisa menginspirasi anda menjadi manusia yang lebih baik lagi.
DRAMA PARA ELIT SOAL FREEPORT
"Power tends to corrupt, and absolute power corrupts absolutely. Great men are almost always bad men."
Beberapa waktu ini kita disajikan tontonan pertarungan antara ketua DPR Setya Novanto dan Menteri ESDM Sudirman Said terkait kasus pencatutan nama Presiden pada rekaman pertemuan Setya Novanto dengan pengusaha minyak Riza Chalid, dan Presiden Direktur PT Freeport Maroef Sjamsoeddin. Bila dilihat dengan kasat mata publik akan melihat bagaimana Setya Novanto selalu berusaha berkelit dari kasus tersebut dengan bantuan para “temannya” yang ada di Majelis Kehormatan Dewan. Di sisi lain Sudirman Said sebagai pelapor justru diperlakukan bak tersangka yang duduk di bangku persakitan. Negara ini menjadi sangat ramai dan hampir semua orang ikut berkomentar tentang kasus yang sedang berjalan tersebut.
Sebenarnya masalah dengan Freeport jauh lebih besar daripada masalah tersebut. Pada tahun 1936 Jean Jaques Dozy menemukan di Gunung Ersberg (Gunung Tembaga) di Papua. Pada laporan penelitiannya yang diterbitkan tahun 1939 disebutkan tembaga di gunung ini tak perlu susah-susah digali, tinggal meraup, karena berada di atas tanah dan juga terdapat emas di gunung tersebut. Namun laporan itu diabaikan karena perang dunia kedua, barulah pada tahun 1960 Freeport ingin mengali gunung tersebut ketika Papua masih dibawah kekuasaan Belanda. Harapan tersebut kemudian sirna ketika Papua masuk ke NKRI pada tahun 1962 dan sikap anti asing Soekarno membuat Freeport tidak bisa beroperasi Papua. Hingga akhirnya ketika Soeharto menjadi presiden Freeport mulai beroperasi di Indonesia pada tahun 1967 dengan royalti bagi Indonesia sebesar 1% untuk emas dan perak dan 1,5-3,5% untuk tembaga dimana kontrak berakhir pada tahun 1997, namun pada 1991 sudah diperpanjang kembali hingga tahun 2021. Kini UU No. 4 Tahun 2009 mengatur bahwa perpanjangan kontrak baru boleh dilaksanakan 2 tahun sebelum kontrak habis. (Kajian Lengkap dapat dibaca di bit.ly/KajianFreeportBEMFTUI)
Masalah perpanjangan kontrak inilah yang menyebabkan pertemuan antara Setya Novanto, Riza Chalid, dan Maroef Sjamsoeddin pada tanggal 8 Juni 2015 terjadi. Pada pertemuan tersebut Maroef mengatakan pengusaha Riza Chalid meminta saham PT Freeport sebesar 20% untuk dibagikan kepada Presiden Joko Widodo sebesar 11% dan Wakil Presiden Jusuf Kalla sebesar 9%, sementara Setya Novanto meminta 49% saham proyek pembangkit listrik tenaga air di Timika, Papua untuk memuluskan perpanjangan Freeport. Hal inilah yang akhirnya membuat Sudirman Said melaporkan Setya Novanto ke MKD. Namun bila disisi lain terdapat surat dari Kementrian ESDM tertanggal 7 Oktober 2015 yang dilayangkan ke Chairman Freeport McMoran, James Robert Mofett terkait perpanjangan kontrak Freeport. Ketika ditanyakan kepada Sudirman Said beliau mengatakan surat tersebut sudah atas sepengetahuan Presiden yang pada hari sebelumnya 6 Oktober 2015 sudah bertemu Chairman Freeport McMoran di Istana Negara yang juga membahas hal tersebut. Hal ini menjadi janggal karena terkesan pemerintah sudah menyetujui perpanjangan Freeport yang seharusnya baru dibahas pada tahun 2019. Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli mengatakan ada pihak dipemerintahan yang menjanjikan perpanjangan Freeport. Seharusnya saat ini Indonesia menyiapkan untuk ikut mengolah tambang Freeport pada 2021. Hal yang membuat makin janggal adalah rekaman yang beredar dalam percakapan tersebut direkam sendiri oleh Maroef Sjamsoeddin yang mengatakan rekaman ini untuk laporan keperusahaan. Dimana Maroef Sjamsoeddin merupakan mantan wakil ketua Badan Intelejen Negara(BIN) yang mengetahui banyak rahasia negara.
BEM FTUI
Line : @lhybob
| Via Kaskus |